Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Buka Mubes FPPAB, Bupati Madina Titipkan Pesan Pelestarian Budaya dan Nilai-Nilai Luhur

Editor:  Herman Saleh Harahap
Reporter: Muhammad Reza
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Bupati Madina, Saipullah Nasution didamping para tokoh adat Mandailing Natal ketika membuka musyawarah besar forum adat Mandailing di Bagas Godang, Panyabungan, Minggu (15/2/2026). (foto:istimewa)

Nusantaraterkini.coMADINA - Musyawarah Besar Sidang Kerapatan Adat ke III Forum Pelestarian dan Pengembangan Adat Budaya (FPPAB) Mandailing Natal resmi dibuka oleh Bupati Madina Saipullah Nasution yang bergelar Sultan Kumala Perhimpunan Naposo. Mubes dilaksanakan di aula Bagas Godang Saba Purba, Minggu (15/02/2026). 

Dalam sambutannua, Bupati Madina Saipullah Nasution mengatakan bahwa Sidang Kerapatan Adat ini merupakan komitmen bersama untuk menjaga akar budaya, melestarikan nilai-nalai luhur, dan menguatkan jati diri masyarakat adat. ‎

Baca Juga : 18 Tahun Gerindra, Erwin Efendi Lubis Pimpin Aksi Bersih Lingkungan dan Bagi Sembako di Madina

"Sidang Kerapatan ini merupakan komitmen kita bersama untuk menjaga keberagaman budaya dan adat istiadat kita, karena Adat istiadat adalah aset tak ternilai bagi daerah," ujarnya. 

Baca Juga : Fantastis, Pemkab Madina Anggarkan Rp4,2 Miliar untuk Beli Mobil Dinas Bupati dan Wakil Bupati

Saipullah Nasution menjelaskan, lembaga adat adalah mitra strategis pemerintah yang keberadaannya bukan sekadar pelengkap. Melainkan berfungsi untuk membina, melindungi, dan melestarikan budaya lokal serta memelihara keberlangsungan adat istiadat yang positif di tengah masyarakat.

"Dalam menjalankan pembangunan daerah dibutuhkan sinergitas antara pemerintah dan tokoh adat. Maka dari itu, saya berharap pengurus yang terpilih melalui sidang ini dapat bersinergi dengan pemesebaga dan dapat menjalankan tugas untuk menjaga adat serta budaya di kabupaten yang kita cintai ini," pungkasnya.

Baca Juga : Pinca BRI Panyabungan Kunjungi Kapolres Madina, Pererat Sinergi Antar instansi

Ketua Panitia Mubes Sidang Kerapatan Adat Ali Rachman Nasution gelar Sutan Pandu Sakti menjelaskan, Sidang Kerapatan Adat ini diikuti oleh peserta dan peninjau sidang berjumlah 100 orang dengan 20 di antaranya unsur FPPAB.

Baca Juga : Gempa M2.6 Guncang Mandailing Natal Hari Ini, Dipicu Sesar Angkola

"Diikuti utusan raja-raja Panusunan, raja-raja Ihutan, raja-raja Pamusuk dari empat wilayah adat dan kecamatan yakni Mandailing Godang 30 orang, Mandailing Julu 20 orang, Tanah Ulu Muarasipongi 5 orang, Melayu Pesisir Pantai Barat 7 orang, unsur Naposo Nauli Bulung 8 orang, dan unsur kemargaan suku, etnis, dan panguyuban sebanyak 10 orang," jelasnya. 

 Ketua FPPAB H Hasanul Arifin Nasution gelar Patuan Mandailing, menyampaikan, Sidang Kerapatan Adat ini merupakan forum mengambil kedaulatan tertinggi juga sebagai ruang komunikasi dan evaluasi secara dialogis untuk mengukuhkan garis perjuangan organisasi.

Baca Juga : Bukti Lengkap, Pengacara Tim GSC Desak Polisi Tuntaskan Kasus Utang Piutang

"Sidang Kerapatan Adat ini untuk mengukuhkan garis perjuangan organisasi. Maka kedepan mari bersama sama membangun semangat juang untuk mengembangkan dan memajukan organisasi yang kita cintai ini sebagai mitra strategis Pemerintah Daerah," ungkapnya. ‎

Baca Juga : Usai Melaporkan ke Polisi, TGSC Tantang Saipullah Nasution Bersumpah

(Mra/Nusantaraterkini.co)