Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Buka Mubes FPPAB, Bupati Madina Titipkan Pesan Pelestarian Budaya dan Nilai-Nilai Luhur

Bupati Madina buka Mubes FPPAB, tekankan pelestarian adat dan nilai luhur Mandailing.

Bupati Madina, Saipullah Nasution didamping para tokoh adat Mandailing Natal ketika membuka musyawarah besar forum adat Mandailing di Bagas Godang, Panyabungan, Minggu (15/2/2026). (foto:istimewa)
Bupati Madina, Saipullah Nasution didamping para tokoh adat Mandailing Natal ketika membuka musyawarah besar forum adat Mandailing di Bagas Godang, Panyabungan, Minggu (15/2/2026). (foto:istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co,  - Musyawarah Besar ke III Forum Pelestarian dan Pengembangan Adat Budaya () resmi dibuka oleh Bupati Madina yang bergelar Sultan Kumala Perhimpunan Naposo. Mubes dilaksanakan di aula , Minggu (15/02/2026). 

Dalam sambutannua, Bupati mengatakan bahwa ini merupakan komitmen bersama untuk menjaga akar budaya, melestarikan nilai-nalai luhur, dan menguatkan jati diri masyarakat adat. ‎

"Sidang Kerapatan ini merupakan komitmen kita bersama untuk menjaga keberagaman budaya dan adat istiadat kita, karena Adat istiadat adalah aset tak ternilai bagi daerah," ujarnya. 

Saipullah Nasution menjelaskan, lembaga adat adalah mitra strategis pemerintah yang keberadaannya bukan sekadar pelengkap. Melainkan berfungsi untuk membina, melindungi, dan melestarikan budaya lokal serta memelihara keberlangsungan adat istiadat yang positif di tengah masyarakat.

"Dalam menjalankan pembangunan daerah dibutuhkan sinergitas antara pemerintah dan tokoh adat. Maka dari itu, saya berharap pengurus yang terpilih melalui sidang ini dapat bersinergi dengan pemesebaga dan dapat menjalankan tugas untuk menjaga adat serta budaya di kabupaten yang kita cintai ini," pungkasnya.

Ketua Panitia Mubes Sidang Kerapatan Adat gelar Sutan Pandu Sakti menjelaskan, Sidang Kerapatan Adat ini diikuti oleh peserta dan peninjau sidang berjumlah 100 orang dengan 20 di antaranya unsur FPPAB.

"Diikuti utusan raja-raja Panusunan, raja-raja Ihutan, raja-raja Pamusuk dari empat wilayah adat dan kecamatan yakni Mandailing Godang 30 orang, Mandailing Julu 20 orang, Tanah Ulu Muarasipongi 5 orang, Melayu Pesisir Pantai Barat 7 orang, unsur Naposo Nauli Bulung 8 orang, dan unsur kemargaan suku, etnis, dan panguyuban sebanyak 10 orang," jelasnya. 

 Ketua FPPAB H gelar Patuan Mandailing, menyampaikan, Sidang Kerapatan Adat ini merupakan forum mengambil kedaulatan tertinggi juga sebagai ruang komunikasi dan evaluasi secara dialogis untuk mengukuhkan garis perjuangan organisasi.

"Sidang Kerapatan Adat ini untuk mengukuhkan garis perjuangan organisasi. Maka kedepan mari bersama sama membangun semangat juang untuk mengembangkan dan memajukan organisasi yang kita cintai ini sebagai mitra strategis Pemerintah Daerah," ungkapnya. ‎

(Mra/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait