Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan (Sumsel) bersama dinas terkait mulai melakukan upaya penangkapan terhadap seekor buaya yang menyerang seorang petani lansia, Hasan (70), di bantaran sungai Kelurahan Suka Mulya, Kecamatan Sematang Borang, Palembang pada, Rabu (5/2/2026).
Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka serius di bagian kaki hingga harus menerima 25 jahitan setelah diterkam hewan predator itu saat sedang mencuci kaki.
Baca Juga : Hakim Skors Sidang Penghentian Perkara Haji Halim, JPU Diperintah Perbaiki Berkas SKP2
Pihak kelurahan menyampaikan jika tim ahli telah mendatangi lokasi untuk melakukan pemantauan dan upaya evakuasi terhadap buaya yang diperkirakan sepanjang dua meter tersebut.
Baca Juga : Gubernur Sumsel Instruksikan Biro Travel Kenalkan Layanan Kesehatan dalam Paket Wisata
“Saat ini pihak dari BKSDA dan dinas terkait telah mendatangi lokasi untuk berupaya menangkap buaya tersebut,” ujar Lurah Sukamulya, Ilham Wahyuni Sabtu (7/2/2026).
Ilham mengatakan laporan mengenai kemunculan buaya di wilayah tersebut sebenarnya sudah pernah disampaikan warga sejak tahun 2023.
Baca Juga : Terungkap! Utang Rp2 Juta Jadi Pemicu Utama Pembunuhan Berencana Pegawai SPPG di Lembak
Namun, dengan adanya korban luka, penanganan kini menjadi prioritas utama guna memastikan keamanan warga yang tinggal hanya puluhan meter dari aliran sungai.
Baca Juga : Progres SLHS Capai 72 Persen, Dinkes Sumsel Kebut Sertifikasi Satuan Pelayanan Gizi
“Atas kejadian ini kami dari kelurahan dan Kecamatan Sematang Borang telah memasang spanduk peringatan serta mengimbau warga agar lebih berhati-hati khususnya saat hendak beraktivitas di sekitar sungai,” katanya.
Dalam insiden tersebut, korban Hasan dilaporkan selamat setelah melakukan perlawanan secara spontan menggunakan gayung mandi.
Baca Juga : Masjid Agung Palembang Kini Pakai PLTS, Hemat Biaya Listrik hingga Rp24 Juta Per Tahun
Pihak otoritas kini memperketat pengawasan di area konflik manusia dan satwa tersebut untuk mencegah terjadinya serangan susulan sembari menunggu hasil dari upaya penangkapan di lapangan.
Baca Juga : Pemprov Sumsel Beri Toleransi Satu Bulan bagi Truk Batu Bara Lintasi Jalan Nasional di Muara Enim-Lahat
(Tia/Nusantaraterkini.co)
