Nusantaraterkini.co, TOKYO - Jumlah kasus influenza di Jepang kembali melonjak, melampaui ambang batas peringatan setelah sebelumnya menurun pada Desember 2025.
Hal ini disampaikan oleh Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang pada Jumat (6/2/2026).
Baca Juga : WHO Rilis Pedoman Global Penggunaan Obat GLP-1 untuk Obesitas sebagai Penyakit Kronis
Total 114.291 kasus dilaporkan di seluruh Jepang selama pekan yang berakhir pada 1 Februari, dengan rata-rata 30,03 kasus per lembaga medis yang ditunjuk.
Baca Juga : Konferensi Tembakau Global di Jenewa Adopsi Aturan Baru tentang Limbah dan Regulasi Rokok
Angka ini melebihi tingkat peringatan yaitu 30 kasus, dan tercatat 1,8 kali lebih tinggi dibandingkan pekan sebelumnya, menurut kementerian tersebut.
Lonjakan tersebut diyakini dipicu oleh penyebaran virus influenza B sejak akhir tahun lalu. Sebelumnya, gelombang wabah awal didominasi oleh subclade K, yang merupakan galur mutan baru dari virus influenza A tipe H3N2.
(*/nusantaraterkini.co)
Sumber: Xinhua
