Nusantaraterkini.co, SUMUT - Kontingen cabor bola voli indoor Jawa Barat dan Jawa Timur memboyong skuad mewah yang diisi pemain berlabel Proliga dan timnas di PON XXI 2024 Aceh-Sumut.
Pertandingan voli indoor digelar di GOR Bola Voli Indoor Sumut Sport Center, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, pada 10-19 September 2024.
Dalam daftar pemain tim voli putra Jawa Barat, terdapat nama yang tidak asing, yakni bintang Proliga seperti Hendra Kurniawan, Luvi Febrian Nugraha, Farhan Halim, dan Boy Arnez Arabi.
Baca Juga : Komet 3I/ATLAS, Penghuni Baru Tata Surya, Diselimuti Kerak Radiasi Kosmis Miliaran Tahun
Skuad putri Jabar tidak kalah mentereng. Ada nama-nama besar seperti Nurlaili Kusumah, Tiara Sanger, Shintia Alliva Maulidina, Ratri Wulandari, Aulia Suci, serta Alya Annastasya.
Sementara Jawa Timur sempat ikut mendaftarkan nama Megawati Hangestri Pertiwi. Namun, Ia tak bisa ambil bagian karena akan menatap musim baru bersama klub Korea Selatan, Red Sparks.
Tanpa Megawati, Jatim masih memboyong pemain-pemain yang tidak kalah mengundang perhatian seperti Ajeng Viona, Mediol Stiovanny Yoku, dan Putri Nur Hidayanti Agustin.
Baca Juga : Como 1907 Serius Datangkan Bintang Timnas Irak, Beri Jaminan Didaftarkan ke Tim Utama
Keberadaan bintang-bintang Proliga di PON XXI 2024 Ini menjadi bentuk dukungan untuk regenerasi bola voli di Indonesia. Penerapannya pun dikendalikan dengan regulasi yang disepakati.
“Prinsipnya kalau di bola voli itu ada batasan umur, 25 tahun ke bawah. Jadi kelompok umur itu saja yang boleh main,” tutur Reginald Nelwan sebagai Technical Delegate PP PBVSI dilansir Kompas.com.
Menurutnya, Proliga memperlakukan PON selayaknya agenda timnas Indonesia, di mana setiap atlet diperbolehkan untuk berpartisipasi di dalamnya. Karena itu, ia tidak mempermasalahkan banyak atlet yang membela daerah masing-masing.
“Jadi kami tidak pernah menutup pemain yang aktif di mana pun, termasuk timnas. Kami tidak ada aturan, hanya batas umur saja yang dilakukan,” kata pria yang biasa disapa Nelwan itu.
“Karena bola voli, untuk contoh Olimpiade atau yang lain, mereka tidak menentukan batasan umur. Jadi mereka tetap main, seperti di Olimpiade tetap saja main,“ ucapnya.
Pembatasan umur dikatakan Reginald Nelwan bertujuan untuk regenerasi. Sehingga pemain yang lebih muda bisa mendapatkan jam terbang lebih banyak dan pilar senior bisa menurunkan pengalaman dan wawasan.
Baca Juga : Keberhasilan Sepak Bola Jawa Timur di PON XXI, Usai Memutus Puasa 16 Tahun Medali Emas
“Makanya diberlalukannnya batas umur itu berharap pemain yang sudah senior itu dapat memberi contoh. Karena masa aktif pemain mungkin sekarang sampai 35 tahun,” ujar Reginald Nelwan.
“Makanya di atas 25 tahun diharapkan pemain yang di bawahnya mulai melanjutkan. Karena bagaimanapun dalam suatu pertandingan voli itu kan berenam tentu butuh sosok seorang pemain senior untuk menaikkan mental bertanding,” katanya menjelaskan.
Hasil pertandingan babak penyisihan bola voli PON XXI 2024, Kamis (12/9/2024) :
Baca Juga : Annisa Safitria Pegulat Putri Kaltim Dicurangi Wasit PON XXI 2024 Aceh-Sumut
Putri
Pool AB : Jawa Barat 3-0 DI Yogyakarta (25-17, 25-21, 25-21)
Pool AA : Sulawesi Tengah 0-3 DKI Jakarta (16-25, 11-25, 12-25)
Pool AA : Sumatra Utara 0-3 Kalimantan Timur (23-25, 19-25, 20-25)
Pool AB : Jawa Tengah 0-3 Jawa Timur (23-25, 14-25, 21-25)
Putra
Pool A : Jawa Tengah 3-2 Jawa Timur (25-19, 22-25, 25-14, 18-25, 15-11)
Pool B : DKI Jakarta 3-0 Kalimantan Timur (25-20, 25-20, 25-10)
Pool B : Jawa Barat 3-0 Sulawesi Tengah (25-17, 25-21, 25-17)
Pool A : Sumatera Barat 2-3 Bali (25-23, 14-25, 25-17, 19-25, 9-15)
(rsy/nusantaraterkini.co)
