Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Bencana Alam Melanda Sumatera Utara dan Aceh

Editor:  Akbar
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Bupati Tapteng Masinton saat memantau lokasi longsor di Desa Lobu Pining, Kecamatan Adiankoting, Rabu (26/11/2025). (Montase Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, SUMUT - Bencana alam melanda Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Dari data yang diterima nusantaraterkini.co, bencana terjadi mulai dari Provinsi Aceh sampai ke Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Provinsi Sumut.

Hujan yang terjadi terus menerus mengakibatkan beberapa kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Sumut dan Aceh mengalami dampak bencana alam, seperti banjir dan longsor.

Hujan yang melanda mulai Minggu (23/11/2025) sampai saat ini, mengakibatkan beberapa daerah di Provinsi Sumut seperti Sibolga, Tapanuli Tengah (Tapteng), Sipirok, Tapanuli Selatan (Tapsel), dan Tapanuli Utara (Taput).

Baca Juga : Tapanuli Tengah Terisolasi Akibat 57 Titik Longsor, Bantuan Logistik Terhambat

Baca Juga : Bencana Alam Sumatera Utara Membuat Puluhan Ribu Orang Mengungsi, Faktor Alam atau Perusakan Hutan?

Alhasil, menurut informasi yang diterima nusantaraterkini.co dari BPBD Sumut, di mana jaringan komunikasi terputus di Kabupaten Tapteng mulai dari Melasa (25/11/2025). Itu dikarenakan BTS provider shutdown akibat bencana alam berupa longsor.

Informasi dari PUPR, jalan menuju ke daerah bencana yang terjadi di Sibolga dan Kabupaten Tapteng terputus akibat longsor dan dari pihak PUPR masih belum bisa melakukan pembukaan akses jalan mengingat curah hujan yang tinggi dan ditakutkan longsor susulan terjadi.

Sampai saat ini, untuk Wilayah yang aman berada di daerah Tarutung, Kabupaten Taput. BPBD juga menyarankan kepada para relawan gabungan yang hendak berangkat ke lokasi bencana, harus membawa bekal karena bahan makanan di daerah bencana susan didapat atau bisa membuka dapur umum di jalan untuk bisa dikonsumsi para pengemudi yang terjebak.

Jalur Sibolga - Tapteng Masih Tertutup

Sampai saat ini, jalur menuju Kota Sibolga dan Kabupaten Tapteng yang merupakan lokasi bencana alam masih tertutup. Itu dikarenakan Tapteng merupakan satu dari empat kabupaten di Sumut yang terdampak bencana alam. 

Bupati Tapteng Masinton Pasaribu masih terjebak di Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Taput sjeik Selasa (25/11/2025) sampai saat ini.

Baca Juga : Banjir di Langkat Meluas ke 9 Kecamatan, Pemkab Bergerak Cepat Bantu Warga

Itu dikarenakan jalur utama penghubung Tarutung-Sibolga-Tapteng tertimbun material longsor. Orang nomor satu di Kabupaten Tapteng ini tertahan di Desa Lobu Pining, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Taput ketika dalam perjalanan menuju ke Tapteng.

 “Kami tidak bisa melanjutkan perjalanan. Longsor terjadi di puluhan titik, membuat akses masuk dan keluar dari Tapteng lumpuh total,” kata Masinton.

Aceh Dilanda Gempa dan Banjir

Wilayah Sinabang, Provinsi Aceh diguncang gempa bumi tektonik pada Kamis (27/11/2025). Gempa berkekuatan Magnitudo 6,5 ini terjadi sekitar pukul 11.56 WIB.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan pusat gempa bumi terjadi di koordinat 2.72 LU dan 95.85 BT atau 63 KM Barat Laut Sinabang, Aceh dengan kedalaman 18 KM.

Banjir juga terjadi di Provinsi Aceh tepatnya di Kabupaten Aceh Timur dan Aceh Utara. Dari dua kabupaten tersebut, banjir terjadi di beberapa titik seperti di Desa Alue Ie Mirah dan Kota Lhokseumawe.

Sekadar informasi, sampai saat ini akses menuju ke Kota Sibolga dan Kabupaten Tapteng masih tertutup.

(Akb/nusantaraterkini.co)