Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Banjir dan Longsor Putus Akses, Stok BBM Tapanuli Raya Habis Total

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Junaidin Zai
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Stok BBM di SPBU Kecamatan Sipaholon, Kabupaten Tapanuli Utara kosong akibat bencana banjir dan longsor yang terjadi sejak tiga hari terakhir. (Foto: Junaidin Zai/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, TAPUTSejumlah wilayah di Tapanuli Raya yang meliputi Kota Sibolga serta Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, dan Tapanuli Selatan mengalami kelangkaan total bahan bakar minyak (BBM) setelah banjir dan longsor memutus akses distribusi selama tiga hari terakhir.

Di Kecamatan Sipaholon, Kabupaten Tapanuli Utara, Managager SPBU Sipaholon, Angelina, mengatakan pasokan BBM berhenti total sejak 25 November.

“Akses tertutup longsor. Pengiriman dari Sibolga ke Taput tidak bisa lagi,” katanya kepada Nusantaraterkini.co pada Kamis (27/11/2025).

Baca Juga : BBM di Daerah Bencana Langka, Pertalite dan Pertamax SPBU Taput Kosong

Situasi serupa terjadi di sejumlah SPBU lain di Tarutung dan sekitarnya. Pertalite dan Pertamax kosong, sementara solar tersisa dalam jumlah terbatas.

“Dari semalam tak ada masuk. Hari ini pun kosong,” ujar seorang petugas SPBU di Jalan DI Panjaitan, Kecamatan Tarutung.

Distribusi dari Pertamina SAM Retail Sibolga terhenti sepenuhnya karena 57 titik longsor di jalur Sibolga–Taput masih tertutup material.

Baca Juga : Krisis BBM Padangsidimpuan: Stok Pertalite Kosong, Pengecer Jual Rp25 Ribu Per Liter

Menurut salah seorang jurnalis yang meliput lokasi longsor di Kecamatan Adian Koting, Taput, dalam kondisi bencana, kelangkaan BBM menjadi persoalan krusial karena dibutuhkan untuk kendaraan evakuasi, logistik, dan alat berat yang bekerja membersihkan material longsor.

Namun pemerintah juga harus memperhatikan kebutuhan untuk masyarakat lain.

"Harapannya pemerintah jangan birokratis kali ditengah bencana ini. Jika distribusi utama tertutup harusnya diperbantukan jugalah dari kota Medan," kata Tonggu Sibarani.

Baca Juga : Bobibos Memang Inovasi, Tapi Butuh Uji Kelayakan  

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara disebut sedang mencari jalur alternatif. Pengiriman dari arah Pematang Siantar dan Pelabuhan Belawan diupayakan sedang diupayakan.

Anton Pardede, seorang staf Dinas Pekerjaan Umum (PU) Taput, mengatakan tanker pengangkut dari Belawan belum dapat bersandar akibat cuaca buruk.

"Informasinya sedang diusahakan Pemkab untuk menyediakan stok BBM ini," ujarnya saat ditemui di Jalan SM Raja, Kecamatan Tarutung.

(Cw7/Nusantaraterkini.co)