Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Arema FC Tundukkan Persijap Jepara di Kanjuruhan, Gol Tunggal Yama Jadi Penentu ​

Editor:  Herman Saleh Harahap
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Tuan rumah Arema FC berhasil mengamankan poin penuh setelah menyudahi perlawanan alot dari Persijap Jepara dengan skor tipis 1-0, Senin (2/2/2026).(foto:istimewa)

Nusantaraterkini.coMALANGStadion Kanjuruhan kembali menjadi saksi bisu perjuangan sengit dalam lanjutan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Pada pertandingan yang berlangsung Senin (2/2/2026), tuan rumah Arema FC berhasil mengamankan poin penuh setelah menyudahi perlawanan alot dari Persijap Jepara dengan skor tipis 1-0. 

Kemenangan ini menjadi suntikan moral yang sangat berharga bagi skuat Singo Edan di hadapan publik sendiri, meskipun jalannya pertandingan memperlihatkan dominasi yang cukup kontras dari sisi tim tamu.

Baca Juga : Dewa United Bungkam Arema FC 2-0 di Indomilk Arena

​Sejak peluit babak pertama dibunyikan oleh wasit Azmi A, intensitas pertandingan langsung memuncak. Persijap Jepara sebenarnya sempat mengejutkan publik Malang pada menit ke-6 ketika Herrera B berhasil menjaringkan bola ke gawang Arema. Namun, kegembiraan tim tamu tidak bertahan lama setelah wasit menganulir gol tersebut karena posisi Herrera yang dianggap sudah berada dalam posisi offside. Insiden ini seolah menjadi alarm bagi barisan pertahanan Arema FC untuk lebih disiplin dalam menjaga kedalaman.

Baca Juga : Sajian Panas Liga Indonesia: Duel Klasik Persib vs Persija Mewarnai Jadwal Sore Ini

Terus ditekan, Arema justru berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-36. Melalui sebuah skema serangan yang terukur, Fahmi R memberikan umpan matang yang berhasil dikonversi dengan sempurna oleh Yama H menjadi gol. Getaran jala gawang Persijap tersebut sontak membuat ribuan suporter yang memadati stadion berkapasitas 38.000 penonton itu bergemuruh. Gol tunggal tersebut menjadi satu-satunya pembeda hingga turun minum, meskipun tensi pertandingan sempat memanas yang ditandai dengan kartu kuning untuk Fahmi R dan Matheus Blade.

​Memasuki babak kedua, Persijap Jepara melakukan perubahan strategi dengan memasukkan tenaga baru demi mengejar ketertinggalan. Statistik mencatat bahwa Persijap sebenarnya jauh lebih dominan dalam penguasaan bola dengan angka mencapai 62 persen berbanding 38 persen milik tuan rumah. Namun, efektivitas serangan menjadi kendala utama bagi Laskar Kalinyamat. 

Baca Juga : Dewa United Bungkam Persijap Jepara di Kandang Sendiri, Posisi Laskar Kalinyamat Kian Terjepit

Meskipun mencatatkan tiga tembakan ke arah gawang, pertahanan Arema FC yang dipimpin oleh kiper dan barisan belakang tampil begitu disiplin dan rapat.

Baca Juga : Jadwal Liga Indonesia Hari Ini, Upaya Persijap dan Persipura Perbaiki Nasib ​

​Drama kembali terjadi pada menit ke-58 ketika Herrera B lagi-lagi harus menelan pil pahit. Untuk kedua kalinya, gol yang ia cetak dianulir oleh hakim garis karena alasan yang sama, yakni offside. Hal ini tampak meruntuhkan sedikit mentalitas menyerang Persijap, sementara Arema lebih memilih untuk bermain pragmatis guna mempertahankan keunggulan. 

Beberapa pergantian pemain dilakukan oleh kedua pelatih di pertengahan babak kedua, termasuk masuknya Hariono J dan Iksan M di kubu Arema untuk menjaga keseimbangan lini tengah.

Baca Juga : Persik Kediri Tundukkan Bali United dalam Duel Sengit di Brawijaya

​Hingga masa injury time berakhir, skor 1-0 tetap tidak berubah untuk kemenangan Arema FC. 

Meski kalah dalam penguasaan bola dan hanya mencatatkan dua tembakan tepat sasaran, Singo Edan membuktikan bahwa hasil akhir ditentukan oleh efisiensi peluang. Kemenangan ini sekaligus memberikan tekanan bagi pesaing lainnya di papan klasemen, sementara Persijap Jepara harus pulang dengan tangan hampa meski telah menunjukkan permainan yang atraktif secara statistik.

(Emn/Nusantaraterkini.co)