Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita
Iklan

Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia, Dikenang Lewat Peran Ikonik di Petualangan Sherina

Aktor senior Yadi Timo meninggal dunia pada usia 66 tahun. Pemeran film Petualangan Sherina ini dikenang atas dedikasinya di dunia seni peran.

Aktor senior Yadi Timo, yang memiliki nama asli Yadi Mulyadi, dikabarkan meninggal dunia pada Jumat (16/10/2026) dalam usia 66 tahun. (Foto: istimewa)
Aktor senior Yadi Timo, yang memiliki nama asli Yadi Mulyadi, dikabarkan meninggal dunia pada Jumat (16/10/2026) dalam usia 66 tahun. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co,ย JAKARTA โ€“ Kabar duka datang dari industri hiburan Tanah Air. Aktor senior Yadi Timo, yang memiliki nama asli Yadi Mulyadi, dikabarkan meninggal dunia pada Jumat (16/10/2026) dalam usia 66 tahun.

Kabar kepergian aktor yang dikenal melalui perannya di film dan sinetron tersebut disampaikan oleh Joko Nugroho, juniornya semasa menempuh pendidikan di Institut Kesenian Jakarta (IKJ), melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.

Nama Yadi Timo cukup dikenal oleh penikmat film Indonesia, salah satunya berkat perannya sebagai penculik dalam film Petualangan Sherina. Selain layar lebar, ia juga aktif membintangi berbagai sinetron dan terlibat dalam dunia teater.

Joko Nugroho menyampaikan penghormatan terakhir kepada Yadi dengan mengenang dedikasi sang aktor bagi seni pertunjukan dan perfilman Indonesia.

โ€œSelamat beristirahat day, terima kasih atas dedikasimu pada panggung teater dan sinema Indonesia,โ€ tulis Joko dalam unggahan tersebut.

Ucapan duka juga datang dari sutradara Hanung Bramantyo. Melalui Instagram Story, Hanung mengenang Yadi sebagai sosok guru, senior, sekaligus aktor yang memiliki arti penting pada awal perjalanan kariernya.

โ€œYa Allah, guruku, seniorku, aktorku di awal-awal karierku. Selamat jalan bang,โ€ tulis Hanung.

Yadi Timo lahir pada 12 Februari 1960. Ia merupakan lulusan Fakultas Seni Pertunjukan, Jurusan Teater, Institut Kesenian Jakarta. Latar belakang pendidikan tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjangnya di dunia seni peran Indonesia.

Sepanjang kariernya, Yadi dikenal kerap memerankan karakter antagonis dalam sejumlah produksi televisi. Ia pernah terlibat dalam sinetron Buku Harian Nayla, Bukan Cinderella Biasa, Ratu di Hatiku, dan Cahaya Hati.

Kepergian Yadi Timo menjadi kehilangan bagi dunia seni peran Indonesia, khususnya bagi rekan-rekan seniman, keluarga besar IKJ, dan penonton yang mengenal karya-karyanya.

Jejak pengabdiannya di panggung teater, film, dan sinetron menjadi bagian dari perjalanan industri hiburan Tanah Air.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait