KPK Ungkap 5 Klaster Dugaan Korupsi Bupati Klaten, Uang Rp1,9 Miliar Diamankan
KPK mengungkap lima klaster dugaan korupsi Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan mengamankan uang tunai sekitar Rp1,9 miliar dalam OTT.
Nusantaraterkini.co,ย JAKARTA โ Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap lima klaster dugaan korupsi yang menyeret Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Perkara tersebut telah ditingkatkan ke tahap penyidikan dan KPK telah menetapkan tersangka.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, perkara ini berkaitan dengan dugaan penerimaan uang oleh bupati melalui sejumlah jalur, termasuk pengadaan barang dan jasa, perizinan, serta pungutan dari organisasi perangkat daerah (OPD).
โUntuk perkara ini sudah dilakukan ekspose dan diputuskan kegiatan penyelidikan di Klaten naik ke tahap penyidikan,โ kata Budi kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Budi menjelaskan, empat klaster dugaan penerimaan uang tersebut meliputi pengadaan barang dan jasa, perizinan, upah pungut, serta penerimaan lain dari dinas atau OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten.
Selain dugaan penerimaan uang, penyidik juga mendalami dugaan pemberian sesuatu kepada pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) berkaitan dengan audit di lingkungan Pemkab Klaten. Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah turut diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) tersebut.
โSehingga dalam perkara ini ada lima klaster,โ ujar Budi.
Dalam perkembangan penanganan kasus ini, sebanyak 10 orang menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK. Penyidik juga mengamankan uang tunai sekitar Rp1,9 miliar serta sebuah wadah menyerupai tong atau ember berwarna biru yang diduga digunakan untuk menyimpan uang.
Sebelumnya, Hamenang sempat menyampaikan permohonan maaf saat dibawa petugas KPK dari Klaten pada Kamis (15/10/2026) malam.
โMohon saya dimaafkan kalau ada salah. Saya mengikuti proses hukum yang berlaku. Mohon maaf telah mengecewakan,โ kata Hamenang sebelum masuk ke mobil KPK.
KPK selanjutnya mendalami dugaan tindak pidana dalam lima klaster tersebut untuk mengungkap peran pihak-pihak yang terlibat serta aliran uang dalam perkara ini.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
ENTERTAIMENTAktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia, Dikenang Lewat Peran Ikonik di Petualangan Sherina
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSIrma Suryani Kritik Gubernur Kalsel soal Karhutla: Dinilai Tak Punya Empati terhadap Rakyat
hendra·1 jam yang lalu -
SUMSELKabut Asap di Palembang Berkurang Pasca Operasi Uji Coba Dry Ice, BMKG: Masih Perlu Observasi
hendra·1 jam yang lalu -
EKONOMIIHSG Diprediksi Lanjut Melemah Hari Ini, Jumat 16 Oktober 2026: Intip Saham Pilihan Analis
hendra·2 jam yang lalu -
KRIMINALKPK Ungkap 5 Klaster Dugaan Korupsi Bupati Klaten, Uang Rp1,9 Miliar Diamankan
hendra·2 jam yang lalu -
-
NEWSPangeran Khairul Saleh Dukung Sanksi Tegas, Napi Lapas Cibinong Tak Dapat Remisi Setahun
hendra·3 jam yang lalu -
SUMSELKapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana Ungkap Motif Tersangka Pembakaran Lahan, Satu Dintaranya Tak Suka Perusahaan
hendra·3 jam yang lalu -
NEWSPengacara Hercules Kembalikan Uang Rp800 Juta ke KPK, Ini Kaitannya dengan Kasus Korupsi ATR/BPN
hendra·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan