Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Aksi Kenaikan Tunjangan Gaji DPR Memanas, Aliansi Cipayung Plus dan Petugas Nyaris Bentrok

Editor:  Feriansyah Nasution
Reporter: Mhd Ilham Pradilla
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Suasana demo Aliasi Cipayung Plus memanas, di depan Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan Petisah, Kota Medan, Rabu (27/8/2025). (Foto: Mhd Ilham Pradilla/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co MEDAN - Unjuk Rasa menolak kenaikan tunjangan gaji Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)  yang digelar mahasiswa dari Aliansi Cipayung Plus nyaris bentrok dengan petugas kepolisian, di depan Gedung DPRD Sumut, Rabu (27/8/2025). 

Pantauan Nusantaraterkini.co, Mahasiswa Aliansi Cipayung Plus memaksa masuk ke dalam Geduang DPRD Sumut hingga terjadi gesekan dan dorong-dorongan antara aliansi mahasiawa dengan petugas kepolisan yang sedang berjaga.

Baca Juga : Enam Jurnalis Alami Kekerasan hingga Perampasan Alat Kerja Oleh Polisi saat Liput Aksi Unras di Medan, Ini Kata KKJ Sumut

Salah seorang orator dalam aksi ini mengatakan bahwa mereka tidak mau bentrok dengan petugas kepolisian. Pihaknya hanya ingin memasuki Gedung DPRD Sumut  untuk memyampaikan aspirasi mereka.

“Kami tidak mau berbenturan sama kalian, jadi tolong bapak polisi minggir,” pungkas Orator.

Massa dari Aliasi Cipayung Plus membakar ban saat unjuk rasa menolak kenaikan gaji DPR, di depan Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan Petisah, Kota Medan, Rabu (27/8/2025). (Foto: Mhd Ilham Pradilla/Nusantaraterkini.co)

Massa aksi meminta agar petugas yang sedang berjaga untuk memanggil perwakilan anggota DPRD Sumut. 

“Biar tidak terjadi seperti ini  (bentrok) mending kalian panggil mereka,” cetus seorang massa aksi.

Baca Juga : Demo Tolak Kenaikan Gaji DPR, Massa Aksi Bawa Tikus dan Kandang Rakitan dengan Logo Sejumlah Parpol

Hingga berita ini diturunkan aksi mahasiswa masih berlangsung memanas, massa aksi kemudian membakar ban di aspal jalan depan Gerbang DPRD Sumut.

(cw3/nusantaraterkini.co)