Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita
Iklan

Air Terjun di China Tuai Protes karena Mengalir dari Pipa Buatan Manusia

Cerita tentang bagaimana saya melewati semua kesulitan menuju sumber air terjun Yuntai hanya untuk melihat sebuah pipa

ilustrasi
ilustrasi
A A

Nusantaraterkini.co - di Pegunungan Yuntai, Provinsi Henan, setinggi lebih dari 300 meter menjadi perbincangan publik. Hal ini lantaran air terjun yang memukau itu tak berasal dari aliran deras sungai, namun dari pipa besar buatan manusia.

Dikutip dari NewYorkPost, Kamis (6/6/2024), hal tersebut terungkap dari seorang pemilik akun media sosial dengan nama @Farisvov yang membagikan video soal tersebut.

Video yang kemudian viral di media sosial Douyin dan Weibo menunjukkan bahwa air terjun itu mengalir dari sebuah pipa buatan di bagian atasnya. 

Sehingga, jika dilihat dari bawah, air terjun tersebut terlihat tampak alami, layaknya air terjun yang berasal dari aliran sungai besar.

“Cerita tentang bagaimana saya melewati semua kesulitan menuju sumber air terjun Yuntai hanya untuk melihat sebuah pipa,” bunyi keterangan video yang diunggah oleh Farisvov.

Diketahui, Pegunungan Yuntai tersebut termasuk ke dalam jaringan UNESCO Global Geopark.

Sementara air terjun Yuntai adalah salah satu atraksi alami yang ditawarkan di kawasan alam tersebut. 

Fakta tersebut kemudian memicu perdebatan di media sosial . Beberapa warganet membela keberadaan air terjun Yuntai yang disebut menggunakan pipa buatan itu. 

Menurutnya, para pengunjung akan kecewa jika mereka tidak melihat apa pun di sana jika tanpa bantuan pipa tersebut.

Sementara warganet lainnya menilai bahwa taman tersebut tidak menghormati tatanan alam dan tidak menghormati wisatawan.

Bahkan, banyak warganet yang mempertanyakan apakah taman itu layak mempertahankan statusnya sebagai air terjun nomor 1 di China.

Alasan pengelola

Pengelola taman wisata Yuntai mengatakan bahwa mereka melakukan itu sebagai sebuah  “perbaikan kecil”, dilansir dari BBC, Kamis (6/6/2024).

Perbaikan kecil itu dilakukan selama musim kemarau agar pengunjung tidak merasakan perjalanan mereka ke tempat itu sia-sia.

"Sebagai pemandangan musiman, saya tidak dapat menjamin bahwa air terjun akan terus berada dalam bentuk terindah setiap kali Anda datang berkunjung," ungkap dia.

“Jadi saya melakukan sedikit peningkatan selama musim kemarau hanya agar air terjun bisa tampil sebaik mungkin untuk bertemu pengunjung,” lanjutnya.

 Lebih lanjut, petugas taman itu menuturkan bahwa air yang digunakan untuk dipompa ke air terjun tetap air dari mata air asli.

Petugas yang tidak disebutkan identitasnya itu seraya menambahkan bahwa air itu tidak akan merusak pemandangan alam. 

Jutaan pengunjung berkunjung ke sana setiap tahunnya, tertarik dengan formasi geologi yang berusia lebih dari satu miliar tahun.

Ini bukan pertama kalinya tindakan buatan digunakan untuk "membantu" air terjun terkenal di China.

Air terjun Huangguoshu di barat daya Provinsi Guizhou juga telah dibantu oleh proyek pengalihan air dari bendungan terdekat sejak tahun 2006 untuk mempertahankan debit alirannya selama musim kemarau.

(mft/nusantaraterkini.co)

Sumber: Kompas.com

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait