Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

7 Polisi Polrestabes Medan yang Dipatsus Kasus Tahanan Tewas Merupakan Anggota Reskrim

Editor:  hendra
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kapolrestabes Medan Kombes Gidion (Dok: Nusantaraterkini)

nusantaraterkini.co, MEDAN - Tujuh anggota polisi diduga terlibat dalam kasus tewasnya tahanan Polrestabes Medan bernama Budianto Sitepu (42) merupakan anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim).

Hal itu dikatakan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, Sabtu (28/12/2024).

Dia mengatakan, salah satu yang terlibat dalam kasus tersebut merupakan perwira menjabat sebagai kepala unit (Kanit). Ipda ID bersama 6 lainnya di unit Resmob dan Pidum, memang bertugas dilapangan,” kata Gidion.

Baca Juga : Polisi dan Rekannya Tewas Ditikam Security Perumahan Gegara Suara Knalpot Bising

Namun, hingga saat ini, Kapolrestabes Medan Gidion belum membeberkan identitas dari ketujuh polisi yang terlibat atas kematian tahanan bernama Budianto.

Namun dia memastikan kalau saat ini ketujuh personel yang terlibat sudah dipatsus dan akan menjalani proses hukum lebih lanjut.

Sebelumnya, tahanan Polrestabes Medan, Budianto tewas pada Kamis (26/12/2024) lalu. 

Baca Juga : Kasus Penembakan Tiga Anggota Polisi di Lampung, Kapolri: Kita Lakukan yang Terbaik

Budianto tewas diduga lantaran menerima aksi kekerasan saat proses penangkapan dirinya bersama dua rekannya pada Rabu (25/12/2024) dini hari oleh Ipda ID dan 6 polisi lainnya. 

Budianto ditangkap lantaran melakukan pengancaman saat Ipda ID menegurnya mabuk-mabukan dan karokean serta mengganggu ketentraman warga.

Budianto dan rekannya dibawa ke Polrestabes Medan dan dimasukkan ke ruang sel tahanan pada pukul 02.00 WIB. Pukul 15.05 WIB Budianto mengalami muntah-muntah dan dibawa ke RS Bhayangkara.

Baca Juga : Dianiaya Hingga Bersimbah Darah, Erwin Lapor ke Polsek Patumbak

Meski telah mendapatkan perawatan medis, nyawa Budianto tak tertolong dan dinyatakan tewas oleh pihak rumah sakit.

Dari hasil autopsi, Budianto mengalami pendarahan di batang otak. Diduga korban dianiaya.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Baca Juga : Polrestabes Medan Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Libatkan Petugas SPBU, Berikut Lokasinya