Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

322 Siswa MAN 2 Medan Terhambat Ikut SNBP Akibat Keterlambatan Input Data PDSS

Editor:  Feriansyah Nasution
Reporter: Junaidin Zai
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Satu di antara orang tua siswa MAN 2 Medan saat diwawancarai, pada Kamis (6/2/2025). (Foto: Junaidin Zai/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - 322 siswa Madrasyah Aliyah Negeri (MAN) 2 Medan tidak bisa mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), lantaran pihak sekolah terlambat menginput data ke Portal Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

Akibatnya, para orang tua siswa mendatangi MAN 2 Medan, untuk membahas terkait persoalan yang sedang dihadapi oleh para sisiwa tersebut.

Baca Juga: Disinyalir 'Gila Ngonten' Wakepsek SMAN 1 Mempawah Dihujat Netizen

Dinar Agung, salah satu orang tua siswa mengatakan, jika kedatangannya dan beberapa orang tua siswa lainnya, ingin menanyakan terkait kepastian apakah anak mereka bisa ikut SNBP atau sebaliknya.

"Jadi tadi kami ketemu dengan pihak sekolah diwakili oleh Bapak Badrin dari (bagian) kurikulum dan operator Bapak Fachri. Jadi duduk masalahnya sampai tanggal (31/1/2025) kemarin belum selesai menginput nilai di semester 3, 4, dan 5," ujarnya kepada wartawan, Kamis (6/1/2025).

Menurutnya, keterlambatan tersebut jelas merupakan kelalaian dari pihak sekolah. Meskipun demikian, Dinar mengaku jika pihak sekolah sedang memperjuangkan penginputan agar data para siswa diterima oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendikti Saintek).

"Kami minta bila data PDSS dibuka lagi, tolong anak-anak ini dikawal sampai proses pendaftaran. Tapi kalau gagal daftar SNBP, kita akan audiensi lagi, kami minta prosesnya," jelasnya.

Di sisi lain, Wakil Kepala Sekolah Ahmad Badrin Siregar, mengaku jika pihaknya telah melakukan kelalaian dalam penginputan data para siswa. Namun, dia tidak merinci penyebabnya.

"Ada beberapa hal yang membuat terlambat. Namun, kita sudah kita laporkan masalah ini ke Kemenristekdikti," jelas Badrin saat dihubungi.

Baca Juga: Apresiasi Penetapan Paslon Terpilih, Pemprov Sumut Berharap Pembangunan Daerah Kian Cepat

Kata Badrin, kini pihaknya telah melobi Kemenristekdikti di Jakarta agar input data PDSS diterima.

"Kita tinggal menunggu hasil dari keputusan pusat, kita sudah lapor, pimpinan sedang di (pemerintah) pusat untuk mencari solusi. Kita tunggu hasilnya, saya maunya hasilnya bisa secepatnya," tutupnya.

(cw7/nusantaraterkini.co)