nusantaraterkini.co, SUKABUMI - Sebanyak dua orang warga tertimbun longsor di Kabupaten Sukabumi, Rabu (4/12/2024).
Dari data BPBD Jawa Barat, satu di antara dua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban tewas yang ditemukan masih remaja berusia 10 tahun.
"Ya, meninggal atas nama Daffa laki-laki umur 10 tahun di Kematan Simpenan,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Jawa Barat Bambang Imanuddin lewat keterangannya.
Baca Juga : Polres Sukabumi Gerak Cepat Usut Kasus Gadis Sukabumi Diduga Dijadikan Budak Seks di China
Bambang menyebut, satu korban lainnya yang belum ditemukan. Korban merupakan wanita berusia 50 tahun bernama Emah, di Kecamatan Gegerbitung.
“Belum pasti meninggal tidaknya, sebab masih dalam pencarian,” ujarnya.
Longsor tersebut tersebar di 13 titik. Sedangkan banjir terjadi 9 titik, angin kencang di 7 titik, dan pergerakan tanah di 4 titik.
Baca Juga : Viral Patung Penyu Rp15,6 Miliar Rusak: Anggaran Besar Terbuat dari Kardus
Adapun penyebab bencana, disebut karena cuaca ekstrem melanda wilayah Kabupaten Sukabumi sejak dua hari terakhir.
Akibatnya, kata Bambang, sebanyak 234 jiwa yang terdaftar dalam 103 Kartu Keluarga (KK) terdampak. Sebanyak 93 jiwa terdaftar 46 KK telah mengungsi.
Lebih lanjut, bambang menyebut sebanyak 40 rumah terdampak. Kerusakan mulai dari skala ringan, sedang, hingga berat.
“36 rusak ringan, 3 rusak sedang, 1 rusak berat,” katanya.
(Dra/nusantaraterkini.co).
