17 Hari Operasi Pekat Toba: Polda Sumut Tindak 1.312 Pelaku Premanisme, 147 jadi Tersangka
Operasi ini bentuk komitmen Polda Sumut dalam menciptakan ruang publik yang aman. Tidak ada toleransi untuk aksi premanisme dan pungli
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Polda Sumatera Utara (Sumut) bersama jajaran terus menindak aksi premanisme dan pungutan liar (pungli) dalam Operasi Pekat Toba 2025 yang digelar sejak 1 hingga 17 Mei. Hasilnya, sebanyak 1.096 kasus berhasil ditindak, dengan total 1.312 pelaku diamankan.
Dari jumlah tersebut, 147 kasus naik ke tahap penyidikan dengan 190 tersangka, sementara 949 kasus lainnya dilakukan pembinaan terhadap 1.122 pelaku.
“Operasi ini bentuk komitmen Polda Sumut dalam menciptakan ruang publik yang aman. Tidak ada toleransi untuk aksi premanisme dan pungli,” tegas Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, Minggu (18/5/2025).
Dia menjelaskan, sejumlah kasus menonjol terjadi di berbagai wilayah. Di Langkat, Polsek Bahorok menangkap pria berinisial MN (40) karena menarik pungli dari sopir truk di Desa Tanjung Lenggang. Sementara itu, dalam razia knalpot brong di Jalan Lintas Bukit Lawang, petugas menyita 40 unit knalpot yang melanggar aturan.
Baca Juga: Tindak Tegas Premanisme, Kemenko Polkam Apresiasi Polda Sumut
Masih di Langkat, Polres juga mengamankan pria berinisial AS yang merusak mobil warga di sekitar PKS Origama, Besitang. Pelaku kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Di Tebingtinggi, dua pelaku pungli berinisial HWS (37) dan SS (35) ditangkap Polsek Padang Hilir di lokasi berbeda. Mereka memungut uang dari pengendara tanpa dasar hukum dan diamankan beserta barang bukti uang tunai.
Baca Juga: Operasi Berantas Premanisme, Polda Sumut Amankan 1.130 Pelaku
Sementara itu, di Pasar Malam Desa Tumba Jae, Manduamas, Tapanuli Tengah, seorang pria berinisial SS (53) ditindak karena melakukan pungli parkir. Dari tangan pelaku diamankan uang tunai Rp22 ribu hasil pungutan ilegal.
“Selain penindakan, kami juga melakukan pembinaan dan edukasi. Operasi ini bukan hanya soal penegakan hukum, tapi juga mendorong kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya keamanan dan ketertiban,” ujar Kombes Pol Ferry.
nusantaraterkini.co/tag/operasi-pekat-toba-2025" class="article-tag-link" rel="tag">Operasi Pekat Toba 2025 akan berlangsung hingga 21 Mei mendatang. Polda Sumut memastikan seluruh bentuk premanisme yang meresahkan masyarakat akan ditindak tegas.
(Zie/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWS25,16 Juta Warga Bakal Dapat Rekening Gratis Saldo Rp50 Ribu, Ini Syarat dan Jadwalnya
hendra·7 jam yang lalu -
-
-
HUKUM DAN KRIMINALKencan Pertama Berujung Apes, Mahasiswa di Tangerang Kehilangan Motor Usai Kenalan Wanita di Instagram
hendra·8 jam yang lalu -
NEWSPPMSU Siapkan Aksi ke Kafe Satuan.co Binjai, Oza Hasibuan Sebut Acara Halloween Tak Miliki Izin
hendra·9 jam yang lalu -
-
HUKUM DAN KRIMINALKejagung Geledah 6 Lokasi Kasus Korupsi Tambang Nikel Sultra, Sita Uang Rp11,8 Miliar
hendra·10 jam yang lalu -
NEWS VIDEOKetua DPD Terima Delegasi Tatarstan, Jajaki Peluang Kerja Sama Ekonomi Indonesia-Rusia
Fadli Tara·10 jam yang lalu -
SUMSELDPR RI Soroti Rendahnya Penyerapan KUR di Sumsel dan Dorong Percepatan Kawasan Industri
hendra·11 jam yang lalu -
NEWSBobby Nasution Diminta Hentikan Sementara Proyek Turap Sungai di Tapteng, Besi Berkarat Jadi Sorotan
hendra·11 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan