Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

11 Pelaku Penyerangan di Desa Amplas yang Sebabkan Dua Warga Tewas Ditangkap

Kami telah menangkap 11 pelaku, sementara tiga lainnya masih buron

11 Pelaku Penyerangan di Desa Amplas yang sebabkan dua warga tewas ditangkap. (Foto: Junaidin Zai/Nusantaraterkini.co)
11 Pelaku Penyerangan di Desa Amplas yang sebabkan dua warga tewas ditangkap. (Foto: Junaidin Zai/Nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Kepolisian Daerah Sumatera Utara () menangkap 11 pelaku yang terlibat dalam penyerangan brutal di Jalan Raya, Desa Amplas, Kabupaten Deli Serdang, yang menyebabkan .

Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan, menyampaikan korban tewas adalah Bungaran Samosir (52), yang mengalami luka bacok di kepala, serta Adam Djhorgi (17), yang meninggal akibat luka tembak di dada hingga menembus jantung. Penyerangan ini terjadi pada Selasa 22 Oktober dini hari, kemarin.

“Kami telah menangkap 11 pelaku, sementara tiga lainnya masih buron,” ungkap Whisnu saat konferensi pers di Polrestabes Medan, Jumat (25/10/2024).

Para tersangka berinisial FS (23), MWS (20), RMS (15), MTA (21), MF (21), AP (18), AFP (18), DA (21), JD (17), DAW (17), dan AS (17).

Penangkapan pertama dilakukan terhadap FS, MWS, dan RMS di Desa Laut Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, pada Selasa, 22 Oktober.

Pelaku lainnya ditangkap Kamis (24/10/2024) sekitar pukul 01.00 WIB di salah satu tempat hiburan di Medan.

Menurut Whisnu, sebagian pelaku tergabung dalam geng motor "Neleng", dengan MTA sebagai ketua. “Mereka juga positif mengonsumsi narkotika jenis inex berdasarkan hasil tes urine,” jelasnya.

Saat ini, seluruh pelaku ditahan di Satreskrim Polrestabes Medan untuk proses hukum lebih lanjut.

Sebelumnya diberitakan, Martina Lusianti Galingging, mengungkapkan bahwa pada malam penyerangan, sekitar ratusan orang mendatangi pemukiman dengan senjata api, mercon, dan senjata tajam.

Insiden itu menyebabkan dua korban jiwa, satu rumah terbakar, empat bangunan warga rusak, sekitar 20 motor warga diambil, dan beberapa motor dibakar.

(cw7/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait