WN Taiwan Penyelundup 1,16 Ton Ketamin Tiba di Bareskrim, 7 ABK RI Bebas
Bareskrim Polri tampilkan tersangka WN Taiwan penyelundup 1,16 ton ketamin, sementara 7 ABK WNI resmi dibebaskan
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri resmi membawa seorang warga negara Taiwan berinisial YCY (42), tersangka utama penyelundupan 1,16 ton narkotika jenis ketamin yang diangkut menggunakan kapal tanker MT Global, ke Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (27/10/2026) malam.
Tersangka YCY tiba di Gedung Bareskrim Polri sekitar pukul 19.00 WIB dengan kedua tangan diborgol, mengenakan baju tahanan berwarna oranye, serta masker penutup wajah.
Bersamaan dengan kedatangannya, satu unit mobil boks turut membawa barang bukti ketamin seberat 1,16 ton yang dikemas dalam bungkus plastik untuk diamankan di dalam gedung.
Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol Cahyo Hutomo menjelaskan, kedatangan tersangka dan barang bukti ini merupakan perkembangan dari pengungkapan kasus penyelundupan yang dicegat di perairan Laut Andaman bagian selatan yang berbatasan dengan Sumatra.
"Ya, kita malam ini hanya ingin menyampaikan perkembangannya bahwa telah tiba tersangka dari kejadian tersebut kemudian dengan barang buktinya," ujar Kombes Pol. Cahyo Hutomo saat memberikan keterangan pers.
Dalam operasi gabungan tersebut, petugas awalnya mengamankan delapan orang awak kapal yang terdiri atas tujuh warga negara Indonesia (WNI) dan satu WN Taiwan.
Namun, setelah melalui pemeriksaan mendalam, penyidik menetapkan YCY sebagai tersangka tunggal karena dinilai memiliki peran sentral dan bertanggung jawab penuh atas muatan kapal.
Sementara itu, ketujuh awak kapal berkewarganegaraan Indonesia dibebaskan dan tidak ditetapkan sebagai tersangka karena tidak terbukti bersalah serta tidak mengetahui adanya muatan narkotika di dalam kapal.
"Jadi hasil pemeriksaan, kita menyimpulkan menetapkan satu orang tersangka atas nama YCY. Karena yang tujuh orang WNI itu adalah awak kapal penggantian. Pada saat melaksanakan pelayaran, yang tujuh orang itu tidak tahu, karena tujuan mereka sesuai dengan permintaan agen yang merekrutnya adalah mengangkut minyak. Sehingga kita tidak bisa menemukan mens rea (niat jahat) pada tujuh orang itu," jelas Cahyo.
Penyidik mengungkapkan bahwa YCY bertindak sebagai manajer kapal sekaligus pengendali utama yang mengarahkan laju kapal.
"Perannya sendiri, YCY adalah manajer kapal, dia pengendali barang tersebut, dia yang mengarahkan kapal ini dibawa ke mana," ungkap Cahyo.
"Pada saat berlayar, dia melakukan perlambatan dan mengarah ke barat Thailand. Tapi kemudian dia berbelok lagi ke arah perbatasan selatan Laut Andaman. Di situlah kecurigaan kita bahwa kapal tersebut akan melakukan ship-to-ship menyeberangkan atau membuang barang ke kapal lain. Nah, di situlah kita melakukan intercept dan penggerebekan," lanjutnya.
Kini, tersangka beserta barang bukti 1,16 ton ketamin telah diamankan di Bareskrim Polri guna menjalani proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.
(zie/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
NASIONALKapolri dan Menkomdigi Perkuat Sinergi Berantas Judi Online dan Kebocoran Data
Rozie Winata·58 menit yang lalu -
PERISTIWAPolisi Lengkapi Alat Bukti, Pemilik Mobil Terbakar yang Diduga Bawa BBM di Padangsidimpuan Masih Ditelusuri
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOSatgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penembakan Karyawan PT. Freeport Indonesia di Mimika
2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOPakar Hukum: Maraknya OTT KPK Cerminkan Kegagalan Sistem Melahirkan Pejabat Berintegritas
Fadli Tara·2 jam yang lalu -
SUMSELBMKG Prakirakan Potensi Hujan di Sumsel Berlanjut Hingga November
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALSatgas Damai Cartenz Ringkus DPO Penembak Karyawan Freeport di Mimika, 3 Orang Ikut Diamankan
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
OLAHRAGAAlexia Putellas Sabet Trofi Ballon d'Or Ketiga Sepanjang Karier
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALWN Taiwan Penyelundup 1,16 Ton Ketamin Tiba di Bareskrim, 7 ABK RI Bebas
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOGubernur Sumsel Sebut Dua Hercules Setiap Hari Tabur Garam untuk Jemput Hujan
Fadli Tara·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan