Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Waspada! Pilkada 2024 Akan Banyak Calon Lawan Kotak Kosong

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Hendri Satrio (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Pilkada Serentak 2024 diprediksi kurang semarak karena diduga banyak calon yang akan melawan kotak kosong. Pasalnya banyak calon potensial yang kemungkinan tidak mau mengambil risiko gagal.

Pendiri Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI), Hendri Satrio, memprediksi banyak Pilkada serentak yang dilaksanakan pada November 2024 akan melawan kotak kosong.

Baca Juga : Ikuti Retret di Magelang, Komisi II Minta Kepala Daerah Dukung Semua Kebijakan Presiden Prabowo

“Pilkada itu ada aturan dua kalau mereka maju Pilkada mereka harus mundur dari DPR. Sementara ada beberapa anggota DPR saat Pemilihan Legislatif kemarin jor-joran luar biasa, jor-joran dalam arti money politiknya besar,” katanya, Rabu (1/5/2024).

Baca Juga : KPU Samosir Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pilkada 2024

Dengan kata lain, Caleg terpilih akan berpikir ribuan kali sebelum nekat ingin maju ke Pilkada serentak November 2024 mendatang berkaca dari Pemilu 2024 dan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Nah ada beberapa partai politik yang sudah puluhan calon kepala daerahnya mengundurkan diri, gak mau lagi jadi atau maju ke dalam pilkada menurut saya yang rugi juga rakyat. Karena orang-orang ini kak juga yang terbaik sebetulnya,” ungkapnya.

Baca Juga : Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah Dinilai Ancam Demokrasi Lokal, Masa Transisi 2029-2031 Jadi Sorotan

Ia juga memprediksi perhelatan Pilkada serentak baik di tingkat Provinsi dan Kabupaten atau Kota pada November 2024 mendatang akan banyak hanya diisi oleh kontestan yang didukung oleh partai politik pemenang Pemilu 2024.

Baca Juga : Pengamat Nilai Ijeck Disarankan Cabut usai Dipecat dari Ketua DPD Golkar Sumut

“Jadi saya tidak kaget juga kalau nanti di pilkada 2024 banyak kotak kosong yang akan muncul. Akhirnya tokoh yang sangat superior di daerah itu pasti akan melenggang dengan mudah dan kotak kosong pasti akan banyak,” tuturnya.

Hendri menilai Pilkada serentak 2024 akan sangat mungkin disapu habis oleh pemenang Pilpres apabila berkaca dari berbagai sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK) saat ini.

Baca Juga : Meski Lawan Kotak Kosong, KPU Maros Gelar Debat yang Diikuti Satu Paslon Cabup-Cawabup

“Jadi kalau kemudian kalau ada 550-an lebih daerah yang akan pilkada, kalau gak kuat-kuat banget ya pasti akan ditemukan kotak kosong. Apalagi bila yang maju ada hubungan darah keluarga ya,” pungkasnya.

Baca Juga : Lawan Kotak Kosong, KPU Sebagai Tetap Adakan Cabut Namor Paslon

(cw1/nusantaraterkini.co)