Nusantaraterkini.co, SAMOSIR - Sekretaris Daerah Marudut Tua Sitinjak menyambut kunjungan kerja Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Ir Diana Kusumastuti MT beserta rombongan untuk meninjau beberapa pembangunan objek wisata Samosir. Antara lain mereka melihat Menara Pandang Tele, Sibea-Bea, dan Waterfront City.
Dalam monitoring tersebut, Wamen Diana Kusumastuti menegaskan, beberapa poin penting yang harus diperhatikan pemerintah daerah agar merawat segala pembangunan yang telah dikerjakan Kementerian PU, hal tersebut bertujuan untuk peningkatan nilai ekonomi masyarakat.
"jika infrastruktur yang telah dibangun tidak dirawat, tentu hal ini akan mengurangi nilai keindahan dan kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Samosir, jika pengunjung tidak ada yang datang pasti akan mengurangi pendapatan masyarakat Samosir," ujarnya, Minggu (2/3/2025).
Baca Juga : Wamen PU: Revitalisasi Stadion Teladan Belum Pasti Selesai Tahun 2025
Diana juga menekankan kepada Pemkab Samosir untuk segera menyediakan biaya pemeliharaan objek-objek wisata yang telah dibangun.
"Objek wisata yang dibangunkan sudah viral dan menghasilkan PAD, oleh karena itu diharapkan Pemkab Samosir menyediakan anggaran pemeliharaan agar kelak ketika serah terima aset Pemkab Samosir dapat merawat dengan baik sebagai sumber tambahan PAD," pungkasnya.
Dalam monitoring tersebut Sekda Marudut Tua Sitinjak menyampaikan terima kasih atas kunjungan untuk melihat langsung pembangunan yang sudah dilaksanakan di Kabupaten Samosir. Pembangunan ini semata untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Samosir.
Sekda menjelaskan, kehadiran Wamen PU untuk melakukan evaluasi pembangunan fisik pembangunan WFC, Menara Pandang Tele, dan Sibea-bea.
Dalam kunjungan tersebut Pemkab Samosir menerima berbagai saran dan masukan untuk pemeliharaan aset dimaksud.
Untuk itu, Sekda mengimbau kepada masyarakat agar bersama-sama memberikan perhatian dan kepedulian.
"Pemerintah dan masyarakat harus bersinergi dalam menjaga kebersihan lingkungan, itu tanggung jawab bersama. Sebaliknya, pengunjung juga kami harapkan mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada, mematuhi petugas lalu lintas sehingga tidak menimbulkan kemacetan," pesan Marudut.
Dalam pengelolaan sementara WFCN dan Menara Pandang Tele, disampaikan Marudut bahwa Wamen PU mengapresiasi kinerja Pemkab Samosir yang mampu memungsikannya dengan baik sehingga perputaran ekonomi memang nyata dirasakan masyarakat.
"Kementerian mengapresiasi pengelolaan sementara ini, pada prinsipnya ada perputaran ekonomi yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat," ungkapnya.
Ditambahkan Marudut bahwa Pemkab Samosir sangat berharap pengelolaan WFC, menara pandang Tele secepatnya dapat diserahterimakan sepenuhnya dengan harapan seluruh pekerjaan tambahan saat ini dapat dituntaskan.
Dalam pertemuan bersama Wamen, Sekdakab Samosir mengusulkan pembenahan Pasar Komoditi yang saat ini memerlukan penanganan. Paddock yang dari masyarakat diharapkan menjadi satu kesatuan dalam perencanaan Kementerian PU ke depan, dibenahi secara serentak dan menyeluruh.
Selain itu, juga diusulkan untuk perbaikan dan pelebaran jalan Hutarihit guna memperluas akses jalan menuju Sibea-bea.
(jas/nusantaraterkini.co)
