Viral Konvoi Bawa Sajam, Lima Anggota Geng Motor POC Diciduk Resmob Polrestabes Medan
Lima anggota geng motor POC ditangkap Resmob Polrestabes Medan setelah viral berkonvoi membawa senjata tajam dan diduga hendak mencari lawan tawuran.
Nusantaraterkini.co, MEDAN – Tim Resmob Polrestabes Medan menangkap lima anggota geng motor Partner of Crime (POC) yang videonya sempat viral di media sosial karena berkonvoi sambil membawa senjata tajam dan membuat resah masyarakat.
Kelima remaja yang diamankan masing-masing berinisial AR (16), ZAU (17), RA (16), RS (18), dan DA (18). Mereka ditangkap secara terpisah di kediaman masing-masing setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan.
Kanit Resmob Polrestabes Medan, Iptu Ramadhani Bimo Setiadi, menjelaskan penangkapan berawal dari diamankannya AR di kawasan Medan Helvetia. Dari hasil pemeriksaan, petugas kemudian melakukan pengembangan hingga berhasil menangkap empat anggota lainnya.
"Mereka merupakan anggota geng motor Partner of Crime (POC) yang belakangan viral karena berkonvoi sambil membawa senjata tajam. Tujuan mereka mencari kelompok lain untuk melakukan tawuran," kata Bimo, Rabu (22/7/2026).
Aksi para pelaku sebelumnya ramai diperbincangkan setelah video konvoi mereka beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diunggah akun Instagram @tajukrakyat_medan, rombongan geng motor terlihat melintas di Jalan Sumarsono, Kecamatan Medan Helvetia, sembari menenteng senjata tajam. Aksi tersebut direkam oleh pengguna jalan dan memicu keresahan warga.
Selain di Jalan Sumarsono, kelompok tersebut juga diketahui melintas di kawasan Jalan Sei Batang Hari dengan iring-iringan sepeda motor.
Dari hasil pemeriksaan, polisi mengungkap bahwa kelima pelaku merupakan siswa di salah satu SMK Negeri di Kota Medan. Kelompok itu juga melibatkan sejumlah alumni sekolah yang sama.
"Anggotanya merupakan gabungan siswa aktif dan alumni dari salah satu sekolah," ungkap Bimo.
Sebelumnya, gerombolan geng motor itu sempat terekam beraksi pada Sabtu (18/7/2026). Mereka berkonvoi pada siang hari dengan membawa senjata tajam secara terbuka di wilayah hukum Polsek Helvetia. Video tersebut kemudian viral di media sosial dan mendorong aparat kepolisian melakukan penyelidikan hingga para pelaku berhasil diamankan.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSAbdul Fickar Desak Dugaan Penyadapan Presiden Diusut Tuntas: Bongkar Aktor di Baliknya!
hendra·18 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALKapolri Bentuk Tim Khusus Usut Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Kabareskrim Jadi Komandan
hendra·56 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALDemi Judi Online, Karyawan Maskapai Penerbangan Diduga Nekat Gelapkan Uang Perusahaan Rp689 Juta
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSDPD Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan dan Dialog Publik
hendra·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPerkelahian Berujung Maut, Cemburu dan Alkohol Picu Penembakan Pratu Ferischal
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPratu Bintang Menangis di Persidangan, Baru Sadar Terdakwa Adalah Seniornya
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWSKapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional di Perbatasan
hendra·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHercules Rosario Sebut Penyadapan terhadap Presiden RI Masuk Tindakan Makar dan Pengkhianat Negara
2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTerdakwa Pengeroyokan Dituntut 2 Tahun, Ketua SPSI Tuding Jaksa Disuap
hendra·2 jam yang lalu -
NASIONALIsu Pengerahan 20 Ribu Prajurit ke Jakarta, Panglima TNI Ungkap 3 Level Siaga, Personel dan Alutsista Disiapkan
hendra·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan