Nusantaraterkini.co - Gibran Rakabuming Raka menanggapi isu viral di media sosial tarkait ijazah S1 miliknya disebut mendapat IPK sebesar 2,3.
Tampak gibran sendiri heran dengan narasi tersebut.
Foto itu menampilkan dua dokumen. Pertama, ijazah dari University of Bradford, Singapura. Dokumen kedua adalah surat putusan dari Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Ristekdikti, tentang hasil penilaian kesetaraan ijazah lulusan perguruan tinggi luar negeri atas nama Gibran Rakabuming Raka.
Baca Juga : Wapres Gibran Kunjungi Aceh Singkil, Tekankan Percepatan Penanganan Banjir
Dalam cuitan di media sosial X, tampak sebuah foto menampilkan dua dokumen, Pertama, ijazah dari University of Bradford, Singapura. Dokumen kedua adalah surat putusan dari Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Ristekdikti, tentang hasil penilaian kesetaraan ijazah lulusan perguruan tinggi luar negeri atas nama Gibran Rakabuming Raka.
Foto ijazah S1 Gibran Rakabuming terlihat nilai yang diperoleh Gibran adalah lower second class honours dari University of Bradford, Singapura. Nilai tersebut dinilai setara IPK 2,3 di Indonesia.
"Gibran itu lulus S1 dapat nilai lower second class honours (setara 48). Untuk nilai segitu, daftar kuliah master aja susah diterima. Itu setara IPK 2.3 kalau sistem Indonesia," bunyi cuitan tersebut.
Baca Juga : Kunjungi Desa Garoga Tapsel, Wapres Gibran Pastikan Korban Banjir Bandang Dapat Pelayanan Baik
Gibran mempertanyakan narasi IPK 2,3 tersebut. Ia mengaku belum mengetahui kutipan viral itu.
"2,3 itu menurut siapa? nggak tahu saya (soal viral ijazah di media sosial). Apa dia tahu nilai-nilainya?" ujar Gibran.
"Dia punya ijazah saya? 2,3?" imbuhnya.
Baca Juga : Resmi Menyandang Gelar Doktor, H. Erwin Dasopang Sukses Lahirkan Program Pendidikan Madrasah
Namun Gibran tak mempersoalkan hal tersebut. Dia menerima segala masukan yang ada.
"Masa sih? Ya ndak apa-apa lah. Terima kasih masukan-masukannya," katanya.
(Ann/Nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Begini Kronologi Penganiayaan Anggota TNI di Medan, Kapolrestabes Sebut Sesuai CCTV
