Universitas Terbuka Bantah Terlibat Program Ferienjob di Jerman
Kepada Humas Universitas Terbuka (UT) Maya Maria menegaskan bahwa UT tidak terlibat dalam program Ferienjob di Jerman
Nusantaraterkini.co - Kepala Subdirektorat Hubungan Masyarakat (Humas) dan Pemasaran Direktorat Pemasaran dan Kerja Sama Universitas Terbuka (UT) Maya Maria menegaskan bahwa UT tidak terlibat dalam program Ferienjob di Jerman.
Pernyataan tersebut disampaikan buntut laporan di sejumlah media massa yang menyebut bahwa UT termasuk dalam daftar 41 perguruan tinggi yang diduga terlibat dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO) melalui kerja paruh waktu program Ferienjob.
Pemberangkatan mahasiswa pada program tersebut diselenggarakan oleh PT CVGEN dan PT Sinar Harapan Bangsa (SHB).
Maya menjelaskan, selama ini, UT telah mengimplementasikan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sebagai kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), bertujuan untuk mendorong mahasiswa agar menguasai berbagai ilmu yang berguna untuk dunia kerja.
“Selain itu, MBKM juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memilih mata kuliah yang akan mereka ambil melalui skema pertukaran mahasiswa,” imbuh Maya dalam siaran pers, dikutip dari Kompas.com, Jumat (29/3/2024).
Kebijakan MBKM tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
Pasal 18 Permendikbut menyebutkan bahwa pemenuhan masa dan beban belajar bagi mahasiswa program sarjana atau sarjana terapan dapat dilakukan dengan dua cara, yakni:
- Mengikuti seluruh proses pembelajaran dalam program studi pada perguruan tinggi sesuai masa dan beban belajar.
- Mengikuti proses pembelajaran di dalam program studi untuk memenuhi sebagian masa dan beban belajar serta sisanya mengikuti proses pembelajaran di luar program studi.
Melalui MBKM, mahasiswa diberi kesempatan untuk menempuh pembelajaran di luar program studi mereka pada perguruan tinggi yang sama dengan durasi satu semester atau setara dengan 20 SKS.
“Mereka juga dapat memilih untuk mengambil pembelajaran pada program studi yang sama di perguruan tinggi yang berbeda dengan durasi paling lama dua semester atau setara dengan 40 SKS,” tutur Maya.
Selain itu, mahasiswa juga dapat memilih untuk menempuh pembelajaran pada program studi yang berbeda di perguruan tinggi yang berbeda, atau bahkan memilih untuk belajar di luar lingkungan perguruan tinggi.
Maya menjelaskan bahwa UT menyelenggarakan dan memfasilitasi MBKM dengan dua skema, yaitu MBKM flagship Kemendikbud Ristek dan MBKM Mandiri.
Ia mengungkapkan bahwa UT telah aktif berpartisipasi dalam beberapa program MBKM flagship Kemendikbud Ristek.
Program-program tersebut mencakup Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB), Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA), Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM), Kampus Mengajar (KM), dan Wirausaha Merdeka (WMK).
(Ann/Nusantaraterkini.co)
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMUTBupati Asri Ludin Tambunan Terima Penghargaan Bappenas, Deliserdang Terbaik 2 Nasional
hendra·12 menit yang lalu -
KRIMINALTiga Anggota DPRD dari Fraksi Gerindra Diamankan dalam Penggerebekan Narkoba di Hotel Surabaya
hendra·45 menit yang lalu -
-
SUMSELBandara SMB II Palembang Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis Sambut HUT ke-2 InJourney Airports
hendra·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOLapas Cibinong Disorot, Tony Tesar: Bangunan Bukan Aset Negara Harus Dibongkar
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
-
NEWS VIDEOKomisi XIII DPR Desak Bangunan di Lapas Cibinong Dibongkar Jika Terbukti Tak Sesuai Aset
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
KRIMINALDua Pelaku Perampokan dan Pembunuhan Dosen di Karo Ditembak Polisi: Berusaha Kabur Saat Akan Diringkus
hendra·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEODetik-detik Polisi Ringkus 2 Pelaku Perampokan dan Pembunuhan Dosen di Karo
Fadli Tara·2 jam yang lalu -
SUMSELDitresnarkoba Polda Sumsel Gagalkan Peredaran 35 Kg Sabu dan Ratusan Pil Happy Five di Muba
hendra·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan