TPS Prabowo-Gibran Menyisir Potensi Stunting di Cikupa Tangerang
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Tim Pemburu Stunting (TPS) Prabowo-Gibran menyisir potensi stunting kepada anak-anak yang bermukim di Desa Talaga, Cikupa, Tangerang, Banten, Minggu (7/1/2024).
Baca Juga : Kawal Program MBG, Kepala BKKBN Sumut Monitoring ke SPPG Balige
Pantauan Nusantaraterkini.co, kegiatan ini dipimpin Komandan Tim Kampanye Nasional (TKN) Pemilih Muda atau TKN Fanta Prabowo-Gibran Arief Rosyid Hasan didampingi Koordinator TKN Fanta Kluster Health dr Ardiansyah Bahar. Kemudian, Caleg DPRD Banten dari Partai Gerindra Moh. Bahri dan Caleg DPRD DKI Jakarta 9 sekaligus Koordinator TPS Prabowo-Gibran Era Lolita Suryana.
Baca Juga : Cegah Stunting, RS Adam Malik Edukasi Puskesmas se-Medan di Hari Gizi Nasional 2026
Mereka menyisir potensi stunting dengan cara door to door ke rumah warga yang ada di Desa Talaga. Salah satunya TPS Prabowo-Gibran melakukan pemeriksaan terhadap balita Zikri Ramadhan (8 bulan).
"Hasilnya alhamdulillah baik ya tidak pada stunting," kata Koordinator TKN Fanta Kluster Health dr Ardiansyah Bahar kepada wartawan.
Baca Juga : Menhub: Cikupa-Tangerang Titik Krusial Kemacetan Libur Nataru
Namun Ardiansyah menyebutkan, pihaknya akan terus melakukan upaya penyisiran setelah kemungkinan potensi stunting masih bisa terjadi. Menurutnya menyisir potensi stunting door to door sangat penting untuk melakukan deteksi dini.
"Jadi program Tim Pemburu Stunting ini upaya deteksi dini sebelum jatuh pada kondisi perburukan, kita bisa tangani lebih awal," ujarnya.
Komandan TKN Fanta Arief Rosyid Hasan menyebut pihaknya mengupayakan agar TPS Prabowo-Gibran ini bisa menyebar ke seluruh wilayah Indonesia. Dia mengatakan agenda penyisiran potensi stunting secara door to door akan berlangsung di Provinsi Lampung, Selasa ini.
"Jadi Insya Allah 30 hari ini kita akan ngejar sebanyak-banyaknya titik. Karena kita ini kan ingin memperkenalkan program pak Prabowo dan mas Gibran," sebutnya.
Arief mengatakan pihaknya berencana membuat konsep yang lebih inklusif terhadap aspek kesehatan. Wakil Direktur TKN Jokowi-Ma'ruf 2019 ini menilai hadirnya TPS Prabowo-Gibran bentuk keberlanjutan, percepatan dan penyempurnaan dari Posyandu dalam upaya menekan angka stunting.
"Masalah Faskes (fasilitas kesehatan) misalnya. Janjinya kita kan kita pingin bangun fasilitas kesehatan di daerah paling ujung di desa itu sehingga akses masyarakat lebih mudah," pungkasnya.
(HAM/nusantaraterkini.co)
