Nusantaraterkini.co - Proyek Jalan Tol IKN Seksi 3B-2 Segmen KKT Kariangau-Sp. Tempadung akan dilengkapi dengan dua jembatan khusus satwa. Fitur ini dirancang lantaran lokasi proyek jalan tol bersisian dengan Hutan Lindung Sungai Wain. Terdapat beragam jenis satwa, mulai dari kera, macan kumbang, dan lain sebagainya.
Jalan Tol IKN Seksi 3B-2 Segmen KKT Kariangau-Sp. Tempadung dikerjakan dengan skema kerja sama operasi (KSO) oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Jaya Konstruksi Tbk (Jakon), dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk.
Nilai porsi proyek WIKA sebesar Rp 1,2 triliun dengan target pekerjaan berlangsung hingga Juni 2025.
Baca Juga : Wali Kota Parepare Studi Tiru ke Balikpapan, Fokus UMKM, PAD dan Strategi Penyangga IKN
Proyek Jalan Tol IKN Seksi 3B-2 Segmen KKT Kariangau-Sp. Tempadung berada dalam ruas jalur utama atau mainroad Tol Seksi 3B sepanjang 7,3 kilometer yang nantinya menjadi penghubung antara mainroad Jalan Tol IKN Seksi 3B dengan Jalan Kariangau.
Paket Jalan Tol ini guna untuk mendukung dan meningkatkan konektivitas wilayah Kalimantan Timur, terkhusus dari dan menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito mengatakn, proyek Jalan Tol IKN Seksi 3B-2 Segmen KKT Kariangau-Sp. Tempadung menambah panjang daftar portofolio perseroan di IKN. Dengan capaian ini sekaligus memotivasi WIKA untuk mengupayakan pembangunan proyek di IKN berlangsung pada tempo yang sama sehingga dapat selesai tepat waktu dengan kualitas yang baik.
Baca Juga : Presiden Prabowo Tinjau IKN, Pusat Pemerintahan Ditargetkan Rampung 2028
Perolehan kontrak baru Proyek Jalan Tol IKN Seksi 3B-2 Segmen KKT Kariangau-Sp. Tempadung juga menunjukan kepercayaan serta dukungan yang terus diberikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
"Begitu juga dengan adanya dukungan plafon bank garansi yang tertuang dalam Master Restructuring Agreement (MRA) antara WIKA dengan lembaga keuangan telah membuka ruang yang lebih luas bagi Perseroan untuk mengejar perolehan kontrak baru pada tahun 2024," ungkap Agung, dilansir dari Kompas.com, Sabtu, (9/2/2024).
Dukungan ini menjadi sebuah pijakan yang baik bagi WIKA untuk melangkah ke depan sekaligus menuntaskan tugas-tugas yang telah dipercayakan sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara lebih optimal.
Jalan Tol IKN Segmen 3B-2 meliputi lingkup pekerjaan meliputi struktur elevated 1,2 kilometer, simpang susun atau interchange dua lokasi. Ada pun nilai kontrak Jalan Tol IKN Segmen 3B-2 ini sebesar Rp 2,6 triliun selama dua tahun anggaran 2023-2025.
(Ann/Nusantaraterkini.co)
Sumber: Kompas.com
Baca Juga : Menteri PUPR Basuki Pilih Jadi Dosen Hidrogeologi Usai Pensiun
