nusantaraterkini.co, JAKARTA - Mendagri (Menteri Dalam Negeri) Tito Karnavian mengantisipasi potensi kerusuhan imbas Pilkada Serentak 2024.
Tito mengatakan, pemerintah saat ini sudah memetakan mana saja daerah rawan kerusuhan dalam Pilkada.
Ia menyebut, hari paling rawan Pilkada bukan saat pencoblosan 27 November nanti. Tetapi, setelah pencoblosan karena situasi di lapangan menjadi tidak menentu lantaran paslon yang bertarung menunggu hasil.
Baca Juga : Ketua Satgas Tito Karnavian Petakan Pemulihan Pascabencana di Aceh, Sumut dan Sumbar
"Hari H bukan terpenting, tapi salah satu hari terpenting. Justru yang agak rawan setelah itu," kata Tito dalam rapat koordinasi nasional Trantibumlinmas dalam rangka kesiapsiagaan dan kelancaran pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 di Jakarta, pada Rabu (13/11/2024).
Tito menjelaskan, berdasarkan data yang ada, sebagian besar kerusuhan Pilkada dipicu oleh KPU yang tidak netral.
"Nanti kalau teman-teman KPU tidak netral di daerah KPUD, dan maaf, hampir 50-60 persen berdasarkan data, persoalannya dari KPU bukan pusat tapi KPUD karena pasang komisioner titipan parpol," jelas Tito.
Baca Juga : Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah Dinilai Ancam Demokrasi Lokal, Masa Transisi 2029-2031 Jadi Sorotan
"Pertaruhan (KPU) di beberapa daerah itu sudah kayak pertaruhan Pilkada sendiri, pasang orang, sama Bawaslu juga dipasang, bagaimana mau netral? Kalau sudah engga netral, aparat keamanan tumpahan cuci piring aja," tambah dia.
Oleh sebab itu, eks Kapolri ini meminta KPU selaku penyelenggara Pilkada harus netral. Bawaslu sebagai pengawas harus tegas dan tidak segan menindak jika ada pelanggaran.
"Ini Bawaslu harus tegas, kemampuan memetakan dari aparat TNI-Polri, baik dari operasional dari BIN, intelijennya itu jadi kunci," kata Tito dikutip kumparan.
Baca Juga : Strategi Fiskal Darurat: Sumut Amankan Relaksasi Pinjaman dan Suntikan Dana Segar Rp11,5 Triliun
(Dra/nusantaraterkini.co)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita nusantaraterkini.co WhatsApp Channel :
https://whatsapp.com/channel/0029VaaSRkoISTkE3JQqxN2x
Baca Juga : Mendagri Tito Karnavian: Posko Terpadu Jadi Sumber Utama Informasi Pascabencana Sumatera
