Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Tiga Pekan Pascabencana, Satu Korban Longsor Sibolga Masih Belum Ditemukan

54 warga meninggal & 1 bocah hilang akibat longsor Sibolga. Tim gabungan masih cari Sofia Anggriani (12).

Proses pencarian korban tanah longsor, bersama Aparat Gabungan dan Pemerintah Daerah Kota Sibolga, Senin (22/12/2025). (Foto: Humas Polres Sibolga).
Proses pencarian korban tanah longsor, bersama Aparat Gabungan dan Pemerintah Daerah Kota Sibolga, Senin (22/12/2025). (Foto: Humas Polres Sibolga).
A A

Nusantaraterkini.co, SIBOLGA - Bencana alam tanah longsor yang melanda wilayah Kota Sibolga Selasa (25/11/2025) lalu, telah menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.

Berdasarkan laporan terbaru, jumlah korban meninggal dunia di Sibolga mencapai 54 orang, sementara 1 orang lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian. 

Hingga Senin (22/12/2025) pukul 18.00 WIB, (12) salah satu korban jiwa yang beralamat Jalan Sisingamangaraja, belakang Masjid Budi Sehati belum juga ditemukan.

Baca Juga : Selain Huntap, Pemulihan Ekonomi Penyintas Bencana di Tapteng-Sibolga Masih Tertatih

Saat ini terdapat 19 titik lokasi rawan longsor di wilayah Kota Sibolga, di antaranya Tangga Seratus Cafe Rumah Uci, Bukit Aido, Kampung Paten, kawasan Jalan Murai, Komplek Kebun Jambu, Bukit Maninjau, hingga Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kota Sibolga di Jalan Alternatif Sibolga–Tarutung.

Pemerintah dan aparat keamanan terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya warga yang tinggal di sekitar lereng dan perbukitan.

Korban meninggal dunia tercatat sejak 25 November hingga 9 Desember 2025, dengan rincian sebagai berikut:

25 November 2025: 4 orang

26 November 2025: 7 orang

27 November 2025: 18 orang

28 November 2025: 12 orang

29 November 2025: 2 orang

30 November 2025: 3 orang

1 Desember 2025: 1 orang

2 Desember 2025: 1 orang

3 Desember 2025: 2 orang

4 Desember 2025: 1 orang

9 Desember 2025: 1 orang

Bencana ini juga mengakibatkan 734 orang mengungsi, yang tersebar di berbagai lokasi pengungsian seperti Aula HKBP Sibolga Julu, sekolah-sekolah, masjid, kantor camat, hingga rumah warga. Selain itu, tercatat 231 unit rumah mengalami rusak berat.akibat tertimbun material longsor.

Baca Juga : Bobby Nasution Targetkan Bangun 1.006 Hunian Tetap untuk Korban Banjir dan Longsor Sumut

Untuk korban luka-luka, tercatat 7 orang, namun seluruhnya telah mendapatkan perawatan medis dan dinyatakan sembuh serta kembali ke rumah masing-masing.

Humas , mengungkapkan Polres Sibolga bersama Pemerintah Kota Sibolga dan para pemangku kepentingan terkait terus melakukan penanganan.

"Evakuasi korban dan pembersihan material longsor, normalisasi aliran Sibolga yang sempat meluap ke permukiman warga, pengamanan dan pengawasan di titik-titik rawan longsor," ujarnya.

"Seluruh rangkaian penanganan tanggap darurat bencana hingga saat ini dilaporkan berjalan aman dan kondusif, dengan fokus utama pada keselamatan warga serta percepatan pemulihan pascabencana," tandasnya.

(Jjm/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait