Kombinasi Gaming dan Kripto, Ketua IJTI Sumut Luncurkan Memecoin $LAMARCH di Solana
Ketua IJTI Sumut Tuti Lubis resmi meluncurkan memecoin $LAMARCH di jaringan Solana, terinspirasi karakter sniper
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Dunia gaming, geopolitik, dan dinamika pasar kripto berpadu dalam karakter baru bernama $LAMARCH.
Memecoin ini diluncurkan oleh Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumatera Utara (Sumut), Tuti Lubis.
Terinspirasi dari Lady Marchausse karakter gaming perempuan spesialis penembak jitu (sniper), $LAMARCH membawa narasi tentang kesabaran, ketepatan, dan kepekaan dalam membaca situasi.
"Ia mengamati, membaca situasi, dan menunggu momentum yang tepat. Karakter ini merefleksikan bagaimana pelaku pasar membaca volatilitas dan perubahan sentimen," ujar Tuti dalam keterangannya, Kamis (24/9/2026).
Jurnalis perempuan yang telah lama menggeluti dunia kripto ini menjelaskan, $LAMARCH dibangun di atas ekosistem Solana. Token ini dikembangkan sebagai memecoin berbasis karakter dan komunitas, dengan pendekatan yang memadukan budaya gaming, meme culture, serta dinamika ekonomi global.
Menurut Tuti, narasi $LAMARCH lahir dari realitas dunia yang penuh ketidakpastian, mulai dari kekacauan geopolitik hingga pergerakan pasar yang serbacepat.
"Dalam dunia Lady Marchausse, seorang sniper tidak menembak secara membabi buta. Ia menunggu momentum, risiko, dan ketidakpastian sebelum menarik pelatuk pada saat yang tepat. Begitu pula dengan pasar," terangnya.
Kekuatan Komunitas "Snipers"
Lebih lanjut, Tuti menekankan, kekuatan utama proyek ini terletak pada soliditas komunitas yang ikut membangunnya bersama. Pemegang token tidak hanya diposisikan sebagai holders, melainkan bagian dari jaringan penggerak.
"Mereka bukan hanya holders. Mereka adalah Snipers," tegasnya.
"Mereka membuat meme, membangun narasi, menciptakan konten, dan membawa karakter Lady Marchausse ke berbagai ruang komunitas Web3," sambungnya.
Di samping itu, dia mengungkapkan, proyek ini telah mulai menarik perhatian investor dan partisipan kripto internasional.
Kendati demikian, Tuti menegaskan, ketertarikan tersebut bukanlah jaminan terhadap performa atau nilai token di masa depan.
Melalui karakter Lady Marchausse, timpal Tuti, $LAMARCH berambisi menghadirkan simbol keberanian dan kesabaran di tengah lanskap aset digital yang kompetitif.
"Battlefield punya chaos. Geopolitik punya chaos. Market juga punya chaos. Di tengah semua itu, seorang sniper hanya punya satu tugas: tetap tenang dan menunggu momentum," pungkas Tuti.
(zie/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
-
EKONOMITiga Perusahaan Otomotif Mengakui Dugaan Diskriminasi KPPU
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu -
KESEHATANKampanye Germas Ceria, Kahiyang Ajak Siswa Hidup Sehat
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu -
KRIMINALPolda Sumsel Tangkap Tersangka Pembobol Rumah Guru Agama
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu -
-
KOTA MEDANPemko Medan Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Sumatera
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
SUMUTPemprov Sumut Kebut Pembangunan Infrastruktur dan Realisasi APBD 2026
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
KESEHATANRico Waas Tegaskan Pembangunan Puskesmas Tuntungan Harus Rampung Tepat Waktu
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
KRIMINALKasus Penganiayaan Tokoh Pers di Sidimpuan: Polisi Reka 30 Adegan
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan