Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Temuan Kasus TB di Sumut Capai 13.755

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi. (Foto: istockphoto)

Nusantaratetkini.co, MEDAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mencatat jumlah penyakit tuberkulosis (TB) selama tahun 2023 mencapai 49.999 kasus.

Sedangkan penemuan kasus TB tahun 2024 pertanggal 22 April tercatat 13.755 kasus.

Baca Juga : Mahasiswa UMTS KKN di Lapas Padangsidimpuan

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sumut Novita Rohdearni Saragih mengatakan, 13.755 kasus ini terdiri dari Sensitive Obat (SO) mencapai 13.454 orang dan Resisten Obat (RO) mencapai 301 orang.

Baca Juga : Hari Kesadaran Nasional, ASN Pemprov Sumut Diminta Tingkatkan Kesadaran TBC

Ia menjelaskan bahwa pasien TB Sensitif Obat akan diobati selama enam bulan. Sementara pasien TB resisten obat (kebal obat) disebabkan karena pengobatan TB sensitif obat yang tidak tuntas, gagal dan orang yang kontak dengan pasien TB resisten obat.

Kemudian pasien diobati akibat TB sebanyak 10.568 orang terdiri dari TB SO mencapai 10.404 orang dan TB RO mencapai 164 orang. 

Baca Juga : Musda Golkar, Andar Amin Harahap Terpilih Secara Aklamasi jadi Ketua DPD Sumut

 "Jumlah kasus itu berdasarkan laporan dari kabupaten/kota yang masuk ke Dinas Kesehatan Sumut," katanya kepada wartawan, Selasa (23/4/2024) kemarin.

Baca Juga : TNI Dukung Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumbar, Sumut dan Aceh

Novita menyebutkan, lima daerah penemuan kasus TB tertinggi tahun 2023 yakni Kota Medan mencapai 15.722 kasus, Kabupaten Deliserdang 5.650 kasus, Kabupaten Langkat 2.305 kasus, Kabupaten Simalungun 2.123 kasus, Kota Pematangsiantar 1.728 kasus.

Sementara, lima daerah penemuan kasus TB tertinggi tahun 2024 yakni Kota Medan 4.505 kasus, Kabupaten Deliserdang 1.538 kasus, Kabupaten Langkat 623 kasus, Kabupaten Simalungun 575 kasus, Kota Pematangsiantar 518 kasus.

Baca Juga : Kasus ISPA di Medan Meningkat, DPRD Minta Pemerintah Tak Hanya Beri Imbauan

Ia mengatakan penyebab TB adalah dari bakteri mycobacterium tuberkulosis penyebarannya melalui udara (droplet) orang yang batuk-batuk/bersin dari pasien TBC.

Untuk itu, tambahnya, Dinkes Sumut mengimbau masyarakat agar melakukan pemeriksaan jika ada gejala TB dan melakukan pengobatan sampai tuntas.

"Kami mengimbau kepada anggota keluarga pasien TB untuk melakukan pemeriksaan karena sudah kontak dengan pasien TB, mengedukasi masyarakat tentang penyakit TB, tidak menjauhi orang yang sakit TB," tandasnya.

(zie/nusantaratetkini.co)