Tak Cuma Modus Dukun Gandakan Uang, Setelah Bunuh Ayahnya, Tersangka Coba Perkosa Anaknya
Seorang pria bernama Alfian (57) mengaku sebagai dukun berkedok bisa gandakan uang ini ternyata sempat berusaha melakukan pemerkosaan terhadap pasien
nusantaraterkini.co, MEDAN - Seorang pria bernama Alfian (57) mengaku sebagai dukun berkedok bisa gandakan uang ini ternyata sempat berusaha melakukan pemerkosaan terhadap pasiennya.
Hal itu diketahui dari Erik Efendi, Kepala Dusun ll, Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Sumatera Utara.
Dia mengungkapkan, bahwa pada tanggal 16 Agustus 2026 adanya informasi terkait tindak pidana percobaan pemerkosaan di dusunnya yang dilakukan tersangka Alfian (57) kepada pasiennya E (39).
Korban E menceritakan peristiwa tersebut, bermula saat dirinya bersama ayahnya inisial KJ (67) hendak melakukan ritual penggandaan uang di rumah tersangka dukun palsu Alfian di Jalan Sudirman, Gang Cinta, Desa Cinta Rakyat, Deliserdang, Sumatera Utara.
Ritual ganda uang tersebut awalnya dilakukan oleh KJ yang diketahui belakangan dibunuh oleh tersangka Alfian.
Kemudian dukun palsu tersebut kembali pulang ke rumahnya untuk melakukan ritual selanjutnya kepada anak KJ inisial E,
Setelah sampai di rumah, dukun palsu tersebut menyuruh E bersemedi untuk mengikuti acara ritual, saat itulah tersangka Alfian berusaha mencoba memperkosa E.
“Cici disuruh masuk ke dalam rumah pelaku, disitulah ada kejadian percobaan pemerkosaan,” kata Erik kepada nusantaraterkini.co Senin (25/8/2025).
Namun korban E melakukan perlawanan dan meminta pertolongan kepada warga.
“E minta tolong ke rumah warga dan diantar ke rumah kepala dusun, warga heboh, kami melaporkan ke pak Babinsa,” ungkapnya.
Akibat peristiwa tersebut korban mengalami luka luka dibagian wajahnya karena melawan saat hendak diperkosa dukun palsu tersebut.
“Korban ini yang mau diperkosa mengalami luka, biru biru wajahnya, katanya dia dibekap dari belakang, mau diperkosa," ucapnya.
Sementara, Kapolsek Medan Tembung AKP Ras Maju Tarigan masih mendalami terkait dugaan pemerkosaan terhadap E, pihaknya masih fokus terhadap kasus penganiayaan.
“Kalau itu (pemerkosaan) masih kita dalami. kita fokuskan penganiayaannya dulu,” katanya.
Namun dia menduga selain berusaha memperkosa tersangka juga berniat ingin menghabisi nyawa E seperti halnya yang dilakukan kepada KJ yang merupakan ayah kandungnya.
“Niat dia kita duga mau bunuh anak korban juga,” katanya.
(Cw3/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMSELPolda Sumsel Ungkap 18 Kasus 3C dan Tindak 40 Pelaku Premanisme Selama Operasi Sikat I Musi 2026
hendra·5 menit yang lalu -
-
NEWSArizal Azis Desak Pejabat Lapas Cibinong Dicopot: Soroti Jual Beli Kamar
hendra·27 menit yang lalu -
KRIMINALSidang Korupsi Proyek DEK Padangsidimpuan, Hakim Dalami Dugaan Fee 25 Persen
hendra·51 menit yang lalu -
SUMSELHeboh di Medsos, Penampakan Satwa Diduga Beruang Hitam Gegerkan Warga Sungai Rambang Muara Enim
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSFrederik Kalalembang Sentil Dirjen Pas soal Lapas Mewah: Kejadian Luar Biasa Kok Utus Staf?
hendra·1 jam yang lalu -
-
NEWSMahasiswa Poltekpel Aceh Meninggal Saat Ospek, Keluarga Soroti Lebam di Tubuh
hendra·3 jam yang lalu -
NEWS VIDEOPolda Sumsel Musnahkan Ribuan Gram Sabu dan Ekstasi Hasil Tangkapan September 2026
Fadli Tara·3 jam yang lalu -
SUMSELPolda Sumsel Siap Dukung Keterbukaan Informasi SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara
hendra·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan