Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Tag Line "BERDOA" Acara Pengajian Pemko Binjai Diduga Buat Gaduh, Sama dengan Jargon Paslon

Pemerintah Kota (Pemko) Binjai, Sumatera Utara, akan menggelar pengajian silaturahmi sejuta umat dalam tag line "BERDOA".

Flyer Pemko Binjai "BERDOA" pengajian silaturahmi sejuta umat yang digelar di Lapangan Merdeka Binjai pada, Rabu (6/10/2024) mendatang.
Flyer Pemko Binjai "BERDOA" pengajian silaturahmi sejuta umat yang digelar di Lapangan Merdeka Binjai pada, Rabu (6/10/2024) mendatang.
A A

Nusantaraterkini.co, BINJAI - Pemerintah Kota (Pemko) Binjai, , akan menggelar silaturahmi sejuta umat dalam "BERDOA" yang dilaksanakan pada 6 November 2024 mendatang. 

Namun pada acara tersebut membuat perbincangan banyak orang. 

Pasalnya Pasangan Calon () nomor urut 3, dr Donal Anjar Simanjutak-Andri Alfisah yang ikut berkompetisi di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan Wakil Wali , mempunyai BERDOA. 

Artinya tagline yang dinbuat oleh , diduga seolah-olah mengajak (mengarahkan) masyarakat dan seluruh jajaran ASN untuk melakukan keberpihakan.

Padahal sudah jelas dalam Undang-Undang No 20 Tahun 2023, dengan tegas ASN menyatakan sikap asas netralitas sesuai Pasal 2 huruf F. 

Setiap pegawai ASN tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun. 

Bahkan, dalam mengambil pose foto dengan menunjukkan jari seperti  angka 1, 2, 3, 4 dan seterusnya saja, harus dihindari oleh ASN dalam menjelang pesta demokrasi.

Sekretaris Daerah (Sekda) , Irwansyah Nasution terkait permasalahan ini membantah jika kegiatan berdoa yang dilaksanakan Pemko Binjai ada kaitannya dengan kontestasi Pilkada.

"Itu di cocok-cocokan ajanya itu tidak ada hubungannya dengan kontestasi politik. Hanya pemikiran saja yang yang mendekatkannya, jadi kalau ada acara syukuran ada yang berdoa apa salah," ucap Irwansyah, Sabtu (2/11/2024). 

Irwansyah mengatakan, kegiatan berdoa ini untuk mendoakan keselamatan dan berharap agar kontestasi politik berjalan lancar, tertib tanpa ada suatu permasalahan. 

"Kami selaku Pemerintahan Kota Binjai kita tegak lurus dengan aturan dan perundang-undangan. Kita berpikir positif saja jangan pemikirannya dibalik-balik," kata Irwansyah. 

Sementara itu salahseorang warga Kota Binjai bermarga Regar saat diwawancarai mengatakan, tag line kegiatan yang dilakukan Pemko Binjai, membuat saja menjelang kontestasi Pilkada. 

“Apa gak ada kata lain, buat aja,” ucap Regar.

Informasi yang diperolehnya, mulanya tag line yang dibuat Pemko Binjai ialah zikir dan doa. 

"Mulanya tidak BERDOA itu. Apalagi nomor urut 3 mempunyai Berdoa. Kan ada aturan ASN dan APH harus netral," ujar Regar. 

Akibat ini juga, mahasiswa sempat ingin menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bawaslu Binjai Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, Sumatra Utara. 

Hal ini sempat diakui oleh Koordinator Divisi (Koordiv) Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas (HPPH) Bawaslu Binjai, Fadhil Azhar. 

“Iya, memang tadi ada yang mau demo. Tapi gak jadi, terkait cawe cawe plt walikota kalau gak salah," ucap Fadhil. (rsy/nusantaraterkini.co

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait