Suasana Haru Warnai saat Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga
Suasana haru dan kehangatan keluarga begitu terasa dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Rumah Tahanan (Rutan) Pemalang pada Kamis
nusantaraterkini.co, PEMALANG - Suasana haru dan kehangatan keluarga begitu terasa dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Rumah Tahanan (Rutan) Pemalang pada Kamis, (13/3/2025).
Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk menikmati momen berbuka puasa bersama keluarga tercinta di dalam rutan.
Baca Juga : Pemkab Pemalang Gelar Mudik Gratis Bagi Warga Perantauan di Jakarta
Acara ini difokuskan pada kebersamaan antara WBP dan keluarganya, memberikan mereka waktu yang lebih leluasa untuk bercengkerama dan berbagi kebahagiaan.
Puluhan keluarga tampak hadir dalam kegiatan ini, membawa berbagai hidangan untuk disantap bersama. Di ruang kunjungan yang telah disiapkan dengan rapi. Para WBP duduk berdampingan dengan sanak saudara mereka, berbagi cerita sembari menanti azan Magrib berkumandang.
Momen berbuka puasa ini menjadi ajang pelepas rindu setelah sekian lama hanya bisa berkomunikasi melalui jadwal kunjungan terbatas. Air mata haru terlihat mengalir di beberapa wajah, menggambarkan betapa berharganya momen ini bagi mereka.
Baca Juga : Surat Edaran Disdikbud Pemalang, Tentang Program Sedekah Siswa Ramadan Menuai Banyak Sorotan
Kepala Rutan Pemalang Nur Febrianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pihak Rutan untuk memberikan hak-hak sosial dan keagamaan bagi para WBP.
"Kami ingin memberikan ruang bagi mereka untuk merasakan suasana Ramadan yang penuh berkah bersama keluarga. Kebersamaan seperti ini sangat penting bagi kesejahteraan psikologis mereka," ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan WBP dapat lebih termotivasi untuk menjalani pembinaan dan memperbaiki diri selama berada di Rutan.
Suasana berbuka puasa berlangsung dengan penuh keakraban, diiringi tawa dan canda dari para WBP dan keluarga mereka. Setelah menikmati hidangan bersama, keluarga diberikan waktu tambahan untuk berbincang sebelum akhirnya harus berpamitan.
Meski berat untuk berpisah, mereka bersyukur atas kesempatan yang diberikan. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan kekeluargaan tetap terjaga dan menjadi penyemangat bagi WBP dalam menjalani hari-hari mereka di dalam rutan.
(Ragil/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
-
NEWSVideo WBP Diduga Pesta Sabu Viral, Lapas Tebingtinggi Dirazia: Tim Gabungan Temukan Sajam Hingga Handphone
hendra·8 jam yang lalu -
SUMSELMenko Pangan Tinjau Pembakaran Perdana PSEL Palembang, Sampah Keramasan Mulai Diolah Jadi Listrik
hendra·8 jam yang lalu -
-
NASIONALTrump dan Xi Redakan Ketegangan, Dunia Menatap Babak Baru Hubungan AS-Tiongkok
hendra·9 jam yang lalu -
NEWSSurat Advokat Jadi Objek Perkara Pidana, Hasrul Benny: Ini Kriminalisasi Produk Advokat
hendra·10 jam yang lalu -
KRIMINALPolisi Gagalkan Pengiriman 296 Cartridge Etomidate dari Malaysia ke Medan, Nilainya Rp888 Juta
hendra·11 jam yang lalu -
INTERNASIONALKlaster Mewah Lapas Cibinong Diusut, Menteri Imipas Siapkan Sanksi hingga Pencopotan
hendra·11 jam yang lalu -
KRIMINALBea Cukai Gagalkan Peredaran 2,3 Juta Batang Rokok Ilegal di Kutai Kartanegara
hendra·12 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan