Razia Besar di Rutan I Medan Libatkan Brimob hingga BNN, 4 Ponsel Disita dan 500 WBP Tes Urine
Razia gabungan di Rutan I Medan melibatkan TNI, Brimob dan BNN. Petugas menemukan 4 ponsel, sementara 500 WBP dinyatakan negatif narkoba.
Nusantaraterkini.co, MEDAN — Rutan Kelas I Medan menggelar razia gabungan berskala besar dengan melibatkan petugas pemasyarakatan, TNI, Brimob, hingga Badan Narkotika Nasional (BNN), Jumat (18/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak sore hingga malam tersebut dipimpin langsung Kepala Kantor Wilayah Pemasyarakatan Sumatera Utara Jalu Yuswa Panjang, A.Md.IP., S.H., M.Si.
Razia dilakukan dengan menyisir kamar hunian dan sejumlah blok warga binaan pemasyarakatan (WBP). Pemeriksaan tersebut menyasar barang-barang terlarang, khususnya narkotika serta telepon seluler yang tidak diperbolehkan berada di dalam rutan.
Selain penggeledahan, petugas BNN Sumatera Utara juga melakukan tes urine terhadap ratusan WBP untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan narkotika di dalam lingkungan Rutan I Medan.
Kepala Rutan Kelas I Medan Andi Surya mengatakan, razia tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat pengawasan sekaligus menindaklanjuti berbagai informasi yang beredar terkait kondisi di dalam rutan.
"Kegiatan hari ini merupakan tindak lanjut dari komitmen kami untuk memberantas segala bentuk barang terlarang di dalam rutan khususnya narkoba dan peredaran ponsel. Semua yang kami lakukan sesuai arahan Bapak Menteri Imipas dan Kakanwil Pemasyarakatan," ujar Andi.
Dalam operasi tersebut, kekuatan personel yang diterjunkan cukup besar. Sebanyak 40 personel Brimob dan Gegana Polda Sumut ikut dilibatkan, ditambah 20 personel Zipur, 15 personel Koramil, serta 15 anggota Polsek Medan Helvetia.
Hasil pemeriksaan di seluruh kamar hunian menemukan empat unit telepon seluler. Barang tersebut terdiri dari dua ponsel Android dan dua telepon seluler berukuran kecil.
Sementara itu, petugas tidak menemukan narkotika dalam penggeledahan tersebut.
"Untuk narkoba nihil," kata Andi.
Tak berhenti pada pemeriksaan kamar, sebanyak 500 WBP juga menjalani tes urine yang dilakukan oleh tiga petugas BNN Sumatera Utara.
Hasilnya, seluruh warga binaan yang menjalani pemeriksaan dinyatakan negatif narkotika.
Andi menegaskan, pihak Rutan I Medan akan terus memperketat pengawasan dan tidak memberikan toleransi terhadap pelanggaran, terutama yang berkaitan dengan narkoba dan penyelundupan ponsel.
"Kami tidak memberikan ruang sedikitpun untuk kejahatan bagi seluruh warga binaan. Ikuti seluruh aturan dan berusahalah merubah diri selama dalam binaan," tegasnya.
Ia juga mengingatkan warga binaan agar tidak mencoba memasukkan maupun menggunakan barang-barang yang dilarang selama menjalani masa pembinaan.
Menurut Andi, tindakan tegas akan diberikan apabila ditemukan WBP yang terlibat dalam pelanggaran, khususnya terkait narkotika maupun penyelundupan telepon seluler.
(Akb/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSTNI Raih Empat Rekor MURI Melalui Kegiatan Bersama Masyarakat
Herman Saleh Harahap·11 menit yang lalu -
NEWSMagangHub Batch 2 Dimulai Hari Ini, Peserta Diminta Bersiap
Herman Saleh Harahap·42 menit yang lalu -
E-SportKlasemen MPL ID S18: TLID Kokoh di Puncak, EVOS Beri Kejutan, Peluang RRQ Menipis
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NEWSWorld Cleanup Day 2026, Wali Kota Binjai Ajak Warga Jadikan Gotong Royong Budaya
hendra·8 jam yang lalu -
E-SportKejar Peningkatan Prestasi Nasional, ESI Sumut Gelar Kejurprov Esport 2026
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
KRIMINALVideo Porno “A Day in My Life” Viral, Dua Pria Gay di Bogor Diamankan Polisi
hendra·8 jam yang lalu -
E-SportJungler Magang Rendyyy Bersinar Gantikan Alberttt, EVOS Tumbangkan TLID 2-1
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
NEWSSekda Lampung Tengah Welly Adiwantra Ditahan, Terseret Kasus 382 Honorer di Metro
hendra·9 jam yang lalu -
SUMSELTerbukti Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pemuda 21 Tahun Diringkus Satreskrim Polres OKU
hendra·10 jam yang lalu -
KESEHATANKasus Influenza A Meningkat di Indonesia, Kenali Gejala, Cara Penularan dan Pencegahannya
hendra·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan