Nusantaraterkini.co, YERUSALEM - Sebuah studi baru menunjukkan terumbu karang membantu mengatur ritme harian mikroba laut di sekitarnya, selain menyediakan habitat bagi kehidupan laut, demikian disampaikan Universitas Ibrani Yerusalem (Hebrew University of Jerusalem) dalam sebuah pernyataan pada Kamis (1/1/2026).
Studi tersebut, yang dipublikasikan dalam jurnal Science Advances, melacak populasi mikroba di atas sebuah terumbu karang yang terletak di bagian utara Teluk Aqaba di Laut Merah.
Tim peneliti membandingkan populasi ini dengan perairan terbuka di sekitarnya selama musim dingin dan musim panas.
Baca Juga : Legislator Apresiasi KKP Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp 13 T dari Praktik Illegal Fishing sejak 2020
Tim tersebut menemukan perairan terumbu karang secara konsisten memiliki jumlah bakteri dan mikroalga yang lebih sedikit dibandingkan perairan terbuka, yang menunjukkan adanya pelenyapan aktif oleh organisme terumbu karang.
Symbiodiniaceae, sebuah keluarga simbion karang, mencapai puncaknya sekitar tengah hari, mengindikasikan siklus harian yang terkait dengan cahaya dan metabolisme karang.
Baca Juga : Amerika Serikat Hapus Utang RI Rp565 M, Diganti Konservasi Terumbu Karang
Studi itu menunjukkan ritme mikroba harian tersebut sering kali lebih kuat daripada perubahan musiman, menyoroti pentingnya waktu dalam satu hari ketika mempelajari ekosistem terumbu karang.
Temuan-temuan ini menunjukkan siklus mikroba harian dapat membantu para ilmuwan memantau kesehatan terumbu karang di laut yang sedang mengalami perubahan.
(*/Nusantaraterkini.co)
Sumber: Xinhua
