Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Legislator Apresiasi KKP Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp 13 T dari Praktik Illegal Fishing sejak 2020

Mendukung upaya KKP menyelesaikan pembahasan obligasi terumbu karang atau model pendanaaan Indonesia coral rainbow sebagai obligasi hasil konservasi

Anggota Komisi IV DPR Azikin Solthan. (Foto: Dok.DPR)
Anggota Komisi IV DPR Azikin Solthan. (Foto: Dok.DPR)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Anggota Komisi IV DPR Azikin Solthan mengapresiasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara sebesar Rp13 Triliun dari praktik penangkapan ikan ilegal atau illegal fishing sepanjang 2020-2025.

Azikin juga mengatakan, pihaknya mendukung KKP menyelesaikan 6 kapal asing ilegal dan 7 kapal lain yang masih dalam proses. 

Namun, lanjutnya, dalam pernyataan Forum Komunikasi Nelayan Nusantara saat audiensi dengan Komisi IV DPR pada 30 Juni 2025, masih banyak kapal asing ditemukan, seperti di Laut Natuna Utara.

“Potensi kerugian negara yang diselamatkan dari kegiatan illegal fishing sebanyak Rp1,035 Triliun,” ungkap Azikin Solthan, Kamis (3/7/2025).

Baca Juga: Kenaikan Tarif Ojol, Komisi V Ingatkan Kemenhub tak Gegabah

dapil Sulawesi Selatan ini juga mendukung upaya KKP menyelesaikan pembahasan obligasi terumbu karang atau model pendanaaan Indonesia coral rainbow sebagai obligasi hasil konservasi kelautan pertama di dunia.

“Konsep pendanaan ini pertama kali diperkenalkan oleh Sakti Wahyu Trenggono di sela acara forum konferensi kelautan di Perancis pada 13 Juni 2025,” ungkap politikus Gerindra ini.

Lebih lanjut Azikin meminta KKP untuk terus mengembangkan potensi perikanan di Sulawesi Selatan yang diperkirakan bisa mencapai 1 juta ton per tahun.

Baca Juga: Rumah Mewah Topan Ginting di Royal Sumatera Digeledah, KPK Sita Uang Rp 2,8 Miliar dan Senjata Api

Ia menandaskan, berdasarkan keterangan kantor wilayah direktorat jenderal perbendaharaan Sulsel bahwa sektor perikanan menjadi salah satu sasaran utama penyaluran Kredit Usaha Rakyat atau KUR selama beberapa tahun terakhir.

“Pada Januari-April 2025 mencapai Rp193,41 milliar KUR yang disalurkan kepada 3966 kreditur pada sektor ini,” pungkas mantan Bupati Bantaeng ini.

(cw1/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait