Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Seorang Pemudik Meninggal di Tengah Kemacetan, Begini Kronologinya

Editor:  hendra
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Seorang pemudik dievakuasi karena sakit di depan Pos Pam Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (5/4/2025) malam. (Foto : kompas.com/Fadlan Mukhtar Zain)

nusantaraterkini.co, BANYUMAS – Seorang pemudik berusia 70 tahun, bernama Waris, warga Alian, Kabupaten Kebumen, meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju Jakarta.

Korban meniggal saat berada di kawasan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), pada Sabtu (5/4/2025) malam. 

Kejadian itu berawal ketika kendaraan yang ditumpangi korban mengalami kemacetan di jalan arah Jakarta.

Baca Juga : Pencari Ikan Tewas Tenggelam

Sebuah minibus yang sarat penumpang tiba-tiba menepi di depan Pos Pam Ajibarang sekitar pukul 20.00 WIB.

Salah seorang penumpang kemudian turun untuk meminta pertolongan kepada polisi yang sedang mengatur lalu lintas.

Petugas medis yang berada di Pos Pam, bersama dengan polisi, segera mengevakuasi Waris ke RSUD Ajibarang.

Baca Juga : Serangan Maut Tawon Hutan di Bogor: 1 Orang Tewas, 10 Terluka

Namun, setelah mendapatkan penanganan medis, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. 

Kapolsek Ajibarang, AKP Heri Sudaryanto, yang terlibat dalam proses evakuasi, menjelaskan bahwa Waris bersama keluarganya memulai perjalanan dari Kebumen sekitar pukul 13.00 WIB.

“Saat memasuki Ajibarang, yang bersangkutan meminta tolong anaknya karena mengalami sesak napas,” kata Heri dikutip kompas, Minggu (6/4/2025).

Baca Juga : 7 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di KM 441 Tol Semarang-Solo: 9 Orang Terluka

Pengemudi minibus pun memutuskan untuk berbalik arah dan meminta pertolongan di Pos Pam Ajibarang.

“Setelah dicek oleh petugas medis yang piket di pos, kami langsung membawanya ke RSUD Ajibarang menggunakan ambulans. Namun, setelah diperiksa oleh tim medis, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia. Saat ini, jenazah sudah dibawa ke Kebumen,” jelas Heri.

Heri juga menambahkan bahwa berdasarkan keterangan keluarga, Waris memang sudah mengalami sakit selama beberapa waktu sebelum kejadian tersebut.

(Dra/nusantaraterkini.co).