Nusantaraterkini.co, MEDAN - Soal kematian Nazwa Aliya (18), Warga Jalan Bejo, Gg Sejahtera, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, yang sebelumnya dikabarkan meninggal dunia di Kamboja, kini menjadi duka yang mendalam bagi pihak keluarga.
Kematian korban yang secara mendadak dan dinilai tidak wajar ini pun menjadi tanda tanya besar bagi Ibu korban dan keluarga lainnya.
Hal ini bukan tanpa sebab, dimana Ibu korban bernama Laniari Hasibuan (35), mengungkapkan kecurigaan atas kematian anak bungsunya itu yang diduga menjadi korban penculikan dan pembunuhan oleh seseorang yang juga ia kenal.
Baca Juga : Dikabarkan Meninggal Dunia di Kamboja, Keluarga Nazwa Auliya Minta Pemerintah Bantu Pemulangan Jenazah
Dimana, pada saat korban (Nazwa) mengabarkan jika dirinya telah berada di Bangkok, Thailand, untuk mengikuti study tour bersama teman-temannya, pada tanggal 29 Mei 2025.
Ibu korban (Laniari) pun mengabarkan informasi itu ke salah satu temannya bernama Cristoper (58) yang merupakan warga Inggris dan telah menetap di Kamboja.
"Awalnya kan Nazwa ngabari kalau dia uda di Bangkok, dan saya suruh pulang dia gak mau. Jadi saya kabari teman saya bernama Cristoper yang tinggal di kamboja, untuk hubungi anak saya itu, karna anak saya ini juga sudah kenal dekat sama Cristoper," ungkap Laniari Hasibuan.
Cristoper sendiri, merupakan kenalan Laniari semasa dirinya menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia sejak tahun 2019 lalu.
Dimana, kedekatan pertemanan Laniari dengan Cristoper pun turun diikuti oleh Nazwa yang selama ini telah menganggapnya sebagai ayah angkat dan sering berkomunikasi melalui pesan singkat maupun telepon Whatsapp.
Singkat cerita, pada tanggal 31 Mei 2025, Cristoper pun menghubungi Laniari dan mengatakan jika Nazwa telah berada di kediamannya di Provinsi Siemreap, Kamboja.
"Jadi si Cristoper ini nelepon saya bilang kalau Nazwa sudah bersamanya, dan saat ini tinggal di rumahnya yang ada di Kamboja," ujarnya.
Sementara itu, setelah beberapa hari berada di Kamboja, Laniari sendiri masih belum bisa berkomunikasi secara langsung dengan Nazwa lantaran nomor WhatsApp miliknya telah diblokir.
Baca Juga : Sempat Hilang Usai Pamit Interview di Bank BCA, Warga Tembung Dikabarkan Meninggal di Kamboja
Untuk berkomunikasi menanyakan keadaan Nazwa selama berada di Kamboja, Laniari hanya bisa melakukan komunikasi dengan Cristoper.
"Selama ini komunikasi cuma sama Cristoper, karna WA saya di blokir Nazwa. Alasanya karena dia benci sama saya dan gak mau lagi komunikasi dengan saya," ucapnya sembari melihat foto Nazwa yang ada di HP miliknya.
(cw4/nusantaraterkini.co)
