Salat Gaib Warnai Aksi Unjuk Rasa di DPRD Binjai: Hujan, Doa, dan Suara Rakyat
Halaman Gedung DPRD Kota Binjai penuh sesak, Senin (1/9/2025). Seribuan orang yang terdiri dari mahasiswa, pengemudi ojek online (ojol), hingga masyar
nusantaraterkini.co, BINJAI – Halaman Gedung DPRD Kota Binjai penuh sesak, Senin (1/9/2025). Seribuan orang yang terdiri dari mahasiswa, pengemudi ojek online (ojol), hingga masyarakat biasa yang tersulut amarah dan rasa kehilangan berdiri berdesakan di depan Gedung DPRD Binjai.
Di balik kata-kata “Bubarkan DPR, Penipu Rakyat!”, tiba-tiba suasana berubah hening. Mikrofon dipeluk erat, suara lantang panitia aksi terdengar, “Mari kita gelar salat gaib untuk almarhum saudara kita, Affan Kurniawan.”
Sejenak, orasi berhenti. Poster dan bendera diturunkan. Massa berbaris, menundukkan kepala. Tak disangka, Kapolres Binjai AKBP Bambang C. Utomo melebur di tengah kerumunan, melepas sejenak pangkat dipundaknya, berdiri sejajar dengan mahasiswa dan ojol. Ia ikut melaksanakan salat gaib, sebuah pemandangan langka di tengah situasi yang biasanya penuh ketegangan.
“Ini bukan sekadar aksi, ini doa bersama. Affan adalah simbol rakyat kecil yang dikorbankan."
Doa di Tengah Amarah
Usai salat, seorang driver ojol, dengan suara bergetar, memimpin doa. Tangannya menengadah, suaranya meninggi ketika menyebut nama Affan. Beberapa massa tampak menyeka air mata. “Semoga Allah menerima amal ibadahnya, dan memberi kekuatan bagi keluarganya,” ujar sang pemimpin doa, yang kemudian disambut seruan “amin” panjang dari ribuan mulut.
Tak lama setelah doa selesai, langit Binjai meredup. Awan kelabu menutup cahaya matahari, lalu rintik hujan turun. Sebagian peserta aksi menafsirkan itu sebagai pertanda alam ikut berduka.
Amarah pada Wakil Rakyat
Di sisi lain, amarah terhadap DPR semakin menguat. Massa menuntut lembaga legislatif dibubarkan karena dinilai tak lagi berpihak kepada rakyat. “Kami sudah muak! DPR itu hanya mementingkan diri sendiri. Kami di jalan, panas-panasan, hujan-hujanan, sementara mereka nyaman duduk di kursi empuk,” teriak massa.
Ironisnya, di balik gedung nan megah, beberapa anggota DPRD Binjai terlihat menonton dari lantai atas. Namun tak ada yang berani turun menemui massa. Kehadiran mereka seperti bayangan: ada, tapi tak pernah benar-benar menyapa.
Hujan Tak Memadamkan Semangat
Meski hujan makin deras, massa tak beranjak..Sebagian membiarkan pakaian mereka basah kuyup. Sebagian lagi memilih untuk berteduh didekat area Gedung DPRD Binjai.
“Aksi ini akan terus berlanjut. Kalau perlu, gedung DPRD ini akan kami segel sebagai simbol rakyat sudah tidak percaya lagi pada wakilnya,” ujar salah seorang kordinator massa, Oza, dalam orasinya.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMATERA TERKINIWabup Pasaman Apresiasi Program Jemari Kejaksaan Negeri
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
OLAHRAGAIndonesia Tempati Peringkat 13 Perolehan Medali Asian Games 2026
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
-
-
-
-
NEWSGubernur Sumut Dukung Keysa Melenggang ke Miss Youth Indonesia
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
SUMSELGubernur Sumsel Ungkap Soal Kuota BBM Subsidi Jauh dari Usulan
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
-
NEWS VIDEOTerkuak! Bangunan Mewah di Lapas Cibinong Ternyata Tak Berizin dan Bukan dari APBN
Fadli Tara·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan