GMNI Unjuk Rasa di Kantor Wali Kota Medan: Desak Solusi Permasalahan Rakyat, Ancam Aksi Lebih Besar
GMNI Medan unjuk rasa di Kantor Wali Kota, desak penindakan pelanggaran PBG, tempat hiburan, curanmor, dan masalah kamtibmas.
Nusantaraterkini.co, MEDAN — Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PC GMNI) Kota Medan menggelar unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Medan, Kamis (27/8/2026). Dalam aksi yang berlangsung dengan pengawalan ketat aparat keamanan tersebut, massa mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Medan dan jajaran kepolisian untuk segera menindak tegas berbagai pelanggaran aturan perizinan, tempat hiburan malam, hingga persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kehadiran mahasiswa ini diklaim murni sebagai bentuk tanggung jawab moral dalam menyuarakan keresahan warga yang dinilai belum mendapatkan respons maksimal dari pemerintah daerah dan instansi penegak hukum.
Dalam orasinya, Ketua GMNI Ramses Sianturi menuntut penindakan konkret atas indikasi pelanggaran Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di Kelurahan Hamdan dan kawasan Jalan Jamin Ginting. Massa juga mendesak penertiban tempat hiburan malam Tool Box, menyoroti keberadaan Posko Sangrai 2 di Belawan, serta meminta agar peninjauan lapangan yang dilakukan Asisten Umum dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Pemko Medan tidak berhenti pada tahapan administrasi semata.
Di sisi lain, Sekretaris Jenderal PC GMNI Kota Medan, Muhammad Faturrahman, menyoroti maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), khususnya di kawasan Padang Bulan, yang menimpa mahasiswa perantau dan warga lokal. GMNI mendesak Polrestabes Medan menindaklanjuti setiap Laporan Polisi (LP) secara profesional dan transparan agar Kota Medan tidak terkesan menjadi kota yang tidak aman.
โKetua GMNI Ramses Sianturi mengapresiasi kehadiran jajaran pejabat medan" class="article-tag-link" rel="tag">Pemko Medan yang menemui massa, namun menegaskan masyarakat membutuhkan bukti tindakan nyata ketimbang janji tertulis.
“Hari ini kita doakan yang terbaik untuk Bapak/Ibu sekalian dalam mengerjakan tugas-tugasnya. Namun, ketika tuntutan ini tidak dijawab melalui tindakan nyata, maka kami yang akan berada paling depan untuk mengkritik. Kalau hari ini kami cuma berhasil menembus gerbang Kantor Wali Kota, maka dengan kekuatan yang lebih besar kami pastikan akan kembali jika jawaban dari tuntutan ini tidak ditindak dengan tegas,” tegas Ketua GMNI Ramses Sianturi saat memberikan orasi dalam aksi tersebut.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Jenderal PC GMNI Kota Medan Muhammad Faturrahman menekankan pentingnya sikap responsif pemerintah dan aparat dalam mendengarkan aspirasi publik agar tidak memancing gelombang aksi yang lebih besar.
“Kami di sini bukan mau diklaim sebagai pembuat rusuh. Mahasiswa lelah terus diimbau atau dibuat aksi tandingan. Kalau surat dan aspirasi kami ditanggapi, kita tidak perlu berpanas-panasan di sini. Kami berharap ke depannya ada kolaborasi dan aparat mau mendengarkan aspirasi masyarakat, jangan pernah coba menutup kuping,” ujar Muhammad Faturrahman.
โFaturrahman juga menyoroti lamanya kepastian hukum atas penanganan kasus pencurian kendaraan bermotor yang meresahkan masyarakat Medan.
“Setiap hari ada saja sepeda motor yang hilang, seperti di kawasan Padang Bulan. Banyak mahasiswa perantau dan warga yang menjadi korban, tetapi penanganan Laporan Polisi (LP) kerap tidak jelas tindak lanjutnya. Hal ini membuat timbul kesan bahwa Kota Medan menjadi kota yang tidak aman. Kalau aspirasi masyarakat terus diabaikan, kami akan kembali turun ke jalan. Ini bukan hanya kepentingan mahasiswa, tetapi juga menyangkut keresahan masyarakat Kota Medan,” tegasnya menutup aksi.
(Cw2/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
PERISTIWABanjir Terjang Gayo Lues, 100 Rumah Rusak dan 4 Hanyut Terbawa Arus
hendra·4 jam yang lalu -
-
PERISTIWAKebakaran Hebat di Pool Damri Bandung, Puluhan Bus Hangus dan 13 Rumah Warga Terbakar
hendra·5 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPria Hendak Bakar Masjid di Pondok Kelapa Jaktim, 3 Jemaah Diserang Kapak dan Belati
hendra·5 jam yang lalu -
PERISTIWAKru Ketiga Helikopter Super Puma yang Jatuh di Sungai Barito Ditemukan Tewas
hendra·6 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALEdarkan Sabu di Kawasan Pemukiman, Pria Paruh Baya Ditangkap Polrestabes Medan
hendra·6 jam yang lalu -
SUMSELKapolda Sumsel Ajak Warga Jaga Persaudaraan: Rawat Indonesia Dimulai dari Keluarga
hendra·7 jam yang lalu -
-
HUKUM DAN KRIMINALTiang Lampu Merah Tanjung Morawa Dimaling, Dua Pelaku Diringkus
hendra·8 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALGeger Gangster di Surabaya! Dua Remaja Dikeroyok, Punggung dan Bibir Dibacok
hendra·9 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan