Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Gubernur Sumsel Ungkap Soal Kuota BBM Subsidi Jauh dari Usulan

Herman Deru mengungkap kuota BBM subsidi Sumsel jauh di bawah usulan Pemprov, memicu antrean panjang di sejumlah SPBU.

Gubernur Herman Deru saat menghadiri Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Musi Banyuasin dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-70 Kabupaten Muba di Ruang Rapat Paripurna DPRD Muba, Rabu (30/9/2026). (foto: pemprov sumsel)
Gubernur Herman Deru saat menghadiri Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Musi Banyuasin dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-70 Kabupaten Muba di Ruang Rapat Paripurna DPRD Muba, Rabu (30/9/2026). (foto: pemprov sumsel)
A A

Nusantaraterkini.co, SEKAYU โ€” Gubernur Sumatera Selatan menyoroti masalah kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dan regulasi penyulingan minyak tradisional saat menghadiri Sidang Paripurna Istimewa DPRD Musi Banyuasin (Muba) dalam rangka Hari Jadi ke-70 Kabupaten Muba, Rabu (30/9/2026).

โ€‹Dalam kesempatan tersebut, merespons keresahan masyarakat terkait panjangnya antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Ia menjelaskan, alokasi kuota BBM bersubsidi yang disetujui pemerintah pusat jauh di bawah usulan Pemerintah Provinsi Sumsel.

โ€‹"Dari 2,8 juta kiloliter yang diusulkan gubernur, yang turun ke SPBU-SPBU totalnya cuma 650 ribu kiloliter, atau hanya sekitar seperempatnya. Inilah yang membuat durasi pengisian dan antrean menjadi panjang," kata Herman Deru.

โ€‹Kondisi serupa terjadi pada jenis Pertalite. Dari usulan sebesar 1,7 juta kiloliter, realisasi kuota yang disetujui hanya mencapai 700 ribu kiloliter. Pembagian dan penentuan kuota tersebut sepenuhnya merupakan kewenangan BPH Migas dan Pertamina Patra Niaga.

โ€‹Selain persoalan BBM, Gubernur Sumsel juga membahas aktivitas pengeboran dan penyulingan minyak tradisional oleh masyarakat Muba. Saat ini Pemprov Sumsel sedang mematangkan koordinasi untuk merumuskan regulasi yang tepat bagi sektor tersebut.

โ€‹"Kemarin sudah rapat di provinsi dari masing-masing unsur, dan rencananya kita finalisasi dua minggu setelah ini. Kita juga akan melibatkan semua unsur terkait untuk menyusun langkah komprehensif, sehingga ada angin segar bagi teman-teman asosiasi penyulingan," ujarnya.

โ€‹Ia menekankan agar momentum peringatan hari jadi daerah dimanfaatkan sebagai ajang evaluasi capaian dan rencana pembangunan, serta mengimbau jajaran pemerintah untuk tetap melayani masyarakat secara humanis.

โ€‹"Setiap tahun kita peringati sebagai wahana untuk introspeksi, apa saja yang sudah kita perbuat, apa saja yang sudah kita capai, apa saja yang sedang kita perbuat, dan apa yang sedang kita cita-citakan," tuturnya.

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait