Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Reka Adegan Penikaman Tiga Balita di Tembung, Ibu Korban Sebut Ucapan Pelaku tak Ada yang Benar

Reka Adegan Penikaman Tiga Balita di Tembung, Ibu Korban Sebut Ucapan Pelaku tak Ada yang Benar

Ibu korban didampingi kuasa hukum memberikan pernyataan usai rekonstruksi kasus pembunuhan, Jumat (14/2/2025). (Foto: Bagus Kurniawan/Nusantaraterkini.co)
Ibu korban didampingi kuasa hukum memberikan pernyataan usai rekonstruksi kasus pembunuhan, Jumat (14/2/2025). (Foto: Bagus Kurniawan/Nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Satreskrim menggelar rekonstruksi kasus penikaman tiga bocah, yang menewaskan dua di antaranya, di Kabupaten Deli Serdang, Jumat (14/2/2025) pukul 12.00 WIB. 

Rekonstruksi digelar dengan 11 reka adegan yang disaksikan langsung oleh orang tua korban, Hertawan Lawolo (31) yang merupakan warga Dusun XIII, Dahliah 7, Jalan Masjid, Pasar IX Tembung.

BACA JUGA: Medan Gawat Darurat, Curanmor Bebas Melakukan Aksi Pencurian

Dari rekonstruksi digelar terlihat pelaku sudah mempersiapkan senjata tajam. 

Pelaku terlihat dengan keji menghabisi ketiganya.

Usai menghabisi pelaku mengambil sepeda dari dalam rumahnya lalu menuju polsek medan tembung untuk menyerahkan diri.

Disinggung bagaimana tanggapan orang tua korban dengan reka adegan tersebut.

Hertawan mengatakan bahwa apa yang diucapkan pelaku semua tidak benar. 

"Apa yang saya lihat hari ini dan apa yang dikatakannya semua itu tidak benar. Tidak mungkin anak saya usia dua tahun, tiga tahun, dan enam tahun seperti itu," ucap Hertawan.

Orang tua korban merasa ada yang janggal dengan rekonstruksi tersebut dan tidak sesuai dengan apa yang terjadi. 

BACA JUGA: Prabowo Jelaskan Sebab Indonesia Ingin Gabung OECD hingga BRICS: Dialog yang Setara Ketimbang Permusuhan

Menuru hertawan motif pelaku membacok 3 balita tersebut karena ejekan dari para korban.

"Sementara anak saya tidak pernah mengejek. Kami sebagai orang tua tidak mungkin mengajari anak untuk mengejek," jelasnya. 

Masih dikatakan Hertawan, sepengetahuannya anaknya yang sering diganggu oleh pelaku.

"Malah anak saya yang sering diganggu, diludahin, dihina-hina," pungkasnya.

(cw2/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait