Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Putra Bupati Madina Diduga Intimidasi Plt Kepala Dinas Pendidikan Demi Dapatkan Pekerjaan

Putra dari Bupati Mandailing Natal (Madina), Saipullah Nasution diduga mengintimidasi Plt. Kepala Dinas Pendidikan. Hal ini diungkapkan oleh beberapa

Bagikan:
Bupati Madina, Saipullah Nasution. (Foto: istimewa).
Bupati Madina, Saipullah Nasution. (Foto: istimewa).
A A

nusantaraterkini.co,  - dari (Madina), Plt. Kepala . Hal ini diungkapkan oleh beberapa di Dinas Pendidikan. Bahkan, ini juga menjadi salah satu penyebab mundurnya Plt Kadis Pendidikan, Ridwan Efendi Daulay beberapa minggu lalu.

Saipullah, berinisial NHN ini diduga memerintahkan orang kepercayaan berinisial H untuk mendatangi Plt Kadis Pendidikan . 

Salah seorang staff di Dinas Pendidikan Madina mengungkapkan, H selalu mendatangi Kabid maupun Kepala Dinas untuk -pekerjaan . 

"Benar bang. Pak Kabid selalu didatangi sama H itu. Minta kerjaan. Katanya diminta sama anaknya Bupati yang anggota DPRD itu bang," tutur salah seorang di yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan, Selasa (15/7/2025).

Staff ini juga mengatakan salah satu alasan Plt Kadis Pendidikan yang lalu mengundurkan diri karena adanya tekanan dari NHN ini. Sehingga Ridwan Daulay yang diduga ingin memperbaiki Dinas Pendidikan memilih untuk mundur. 

"Mungkin saja itu jadi salah satu alasannya bang. Karena kita tahu Pak Ridwan orangnya saat ini benar-benar ingin memperbaiki Dinas Pendidikan pada saat itu," ungkap staff itu. 

Sementara itu, Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Riswan Hasibuan dan Plt Kadis Pendidikan, Daud Batubara yang dikonfirmasi terkait hal ini, hingga berita ini dikirimkan ke redaksi tidak memberikan jawaban maupun tanggapan. 

(Mra/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru