Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

3 Plt OPD Dirotasi Saipullah, Diduga Terlibat Kasus Stunting 

Editor:  hendra
Reporter: REZA
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Serah Terima Jabatan 3 Pelaksana Tugas OPD yang diduga terkait kasus Stunting yang saat ini sedang dilidik oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Jum'at (16/5/2025). (Foto: istimewa)

nusantaraterkini.co, MADINA - Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution mengganti tiga pelaksana tugas (Plt.) kepala organisasi perangkat daerah (OPD) pada Jumat (16/5/2025). 

Serah terima jabatan berlangsung di Aula Kantor Bupati, Kompleks Perkantoran Bupati Madina Payaloting, Panyabungan.

Adapun ketiga Pelaksana Tugas yang digantikan antara lain, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Dinas Ketenagakerjaan, dan Dinas Pendidikan. 

Baca Juga : Putra Bupati Madina Diduga Intimidasi Plt Kepala Dinas Pendidikan Demi Dapatkan Pekerjaan

dr. Muhammad Faisal Situmorang ditempatkan oleh Bupati menjadi pelaksana tugas di Dinad PPKB menggantikan Elfi Maryanni, S.KM. Saat ini, Faisal memimpin dua dinas sekaligus, yang sebelumnya dia menjabat Kepala Dinas Kesehatan.

Kemudian, Ahmad Faisal Lubis, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) ditugaskan untuk memimpin Dinas Ketenagakerjaan menggantikan Herman Gafar. 

Selanjutnya, Ridwan Efendy Daulay yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia pada Sekdakab Madina diangkat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan menggantikan Rahmad Hidayat.

Baca Juga : Pemkab Madina Gelar Uji Coba Makanan Bergizi

Bupati menyampaikan Sertijab karena selama ini jabatan tersebut kosong dan dipimpin oleh pelaksana tugas. Dia mengatakan pergantian ini bertujuan untuk efektivitas pelaksanaan tugas.

"Tidak ada permasalahan, sehingga harus ada pergantian. Ini hanya untuk penyegaran saja," tulisnya ketika dihubungi via WhatsApp, Jumat (16/5/2025). 

Saipullah juga tidak menjawab apakah pergantian ini dipengaruhi oleh adanya pemeriksaan kasus Dugaan Penyalahgunaan Dana Anggaran Stunting 2022-2023 di Madina. Bahkan pesan yang dikirimkan redaksi, hingga berita ini ditayangkan hanya dibaca dengan tanda centang biru. 

Baca Juga : Pinca BRI Panyabungan Kunjungi Kapolres Madina, Pererat Sinergi Antar instansi

Untuk diketahui sejak dilantik pada 21 Maret 2024 lalu, ini merupakan kali pertama pasangan Saipullah-Atika melakukan pergantian pejabat, baik itu Eselon IV, Eselon III, maupun Eselon II. 

(Mra/nusantaraterkin.co).