Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Pria 'Koboi' di Simalungun Ditangkap: Sempat Nantang Polisi

Pria 'koboi' di Simalungun akhirnya ditangkap polisi. Pelaku adalah Sentanu (41).

Bagikan:
Polisi menangkap Sentanu (41 tahun), pria di Kabupaten Simalungun, Sumut, ancam warga pakai senpi yang diduga airsoft gun. Foto: Dok. Polsek Serbelawan
Polisi menangkap Sentanu (41 tahun), pria di Kabupaten Simalungun, Sumut, ancam warga pakai senpi yang diduga airsoft gun. Foto: Dok. Polsek Serbelawan
A A

nusantaraterkini.co,  - . Pelaku adalah Sentanu (41).

Dia ditangkap lantaran pakai  pada Kamis (3/10/2024) di Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun.

Kapolsek , AKP Syamsul Bahri Dalimunthe, menuturkan sebelum aksi pengancaman terjadi, ternyata Sentanu sempat berselisih paham atau cekcok dengan seorang polisi. Bahkan pelaku sempat menantang.

Saat itu, Rabu sore (2/10/2024), personel Polsek yakni Aipda Paiduk Benny hendak membeli gorengan mengendarai mobil.

Kemudian, Benny berpapasan dengan Sentanu yang saat itu memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi. Benny pun menegurnya.

“Ditegur oleh Aipda Benny, ‘Kok kencang-kencang kali bawa mobil’ dan pelaku menjawab ‘Apa kau?’,” kata Syamsul pada Jumat (4/10/2024).

Saat itu, Benny pun langsung memperkenalkan diri sebagai polisi dan memerintahkan Sentanu untuk menghentikan laju mobilnya. Mobil Sentanu pun berhenti dan dilakukan pemeriksaan.

“Saat dilakukan pemeriksaan dalam mobil tidak ditemukan narkotika atau senjata api. Selesai kejadian tersebut pelaku meminta maaf kepada Benny dan keduanya membubarkan diri,” sambungnya.

Ternyata, usai kejadian itu, Sentanu mendatangi bengkel milik Suhada. Di sana dia bertemu dengan pria bernama Juan Arya Safaras. Disini lah penembakan itu terjadi.

"Tiba-tiba didatangi oleh pelaku dengan mengatakan bahwa ‘polisi nggak berkutik, berani sama aku’. Dan tiba-tiba pelaku langsung mengambil yang diduga senjata api jenis soft gun dari saku kantong celana kanan dan langsung menembakkan ke arah kaki sebelah kiri korban. Beruntung tembakan itu tidak mengenai,” kata Syamsul dikutip kumparan, Jumat (4/10/2024).

“Selanjutnya pelaku mengatakan 'kau pun aku tembak berani aku'. Selanjutnya korban menjawab ‘apanya om ini kok langsung main-main nembak aja, apa masalahnya om’. Dan pelaku juga mengancam menembak kepala korban,” sambungnya.

Aksi itu pun membuat sejumlah warga berkumpul. Lalu, pelaku pun meminta maaf kepada korban. Korban yang merasa terancam pun melaporkan hal ini kepada kepolisian.

Polisi pun turun ke lokasi keesokan harinya. Sentanu pun langsung diamankan dan dibawa ke Polsek Serbelawan untuk dimintai keterangan. 

Saat ini polisi masih mendalami kasus tersebut. Pelaku juga tengah menjalani pemeriksaan.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru