Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Polda Sumut Bongkar Modus Narkoba Gunakan Fitur 'Share Location' ​

Sebanyak 244 Kg Sabu Diamankan

Polda Sumut mengungkap modus sindikat narkoba memanfaatkan live location untuk memantau kurir dalam jaringan sabu 244 kilogram asal Malaysia.

Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Andy Arisandi (kanan) menjelaskan modus bandar kirim sabu, Jumat (2/10/2026).(foto: ton/nusantaraterkini.co)
Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Andy Arisandi (kanan) menjelaskan modus bandar kirim sabu, Jumat (2/10/2026).(foto: ton/nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN — Bandar narkoba mulai memanfaatkan teknologi fitur share location live untuk memantau pergerakan kurir secara real-time. Modus ini terungkap saat Direktorat Reserse Narkoba membongkar jaringan pengedar sabu seberat 244 kilogram asal Malaysia.

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Utara membongkar jaringan peredaran sabu seberat 244 kilogram asal Malaysia. Salah satunya adalah pengungkapan 44 kilogram sabu di Jalan Lintas Sumatera, Pekan Besitang, Kabupaten Langkat. Dalam kasus ini, tersangka menyembunyikan sabu di dinding pintu mobil Mitsubishi Xpander dengan dikawal mobil Xenia dari arah Aceh menuju Medan.

Awalnya, petugas berupaya melakukan pengembangan hingga ke tingkat pengendali utama melalui teknik controlled delivery (penyerahan di bawah pengawasan). Namun, jejak pengendali mendadak hilang setelah sistem pengawasan digital mereka mengendus adanya kejanggalan di lapangan.

"Begitu pergerakan di live location berhenti, pengendali langsung curiga dan memutus komunikasi. Hal inilah yang membuat teknik controlled delivery kami sempat terkendala. Para tersangka terus bertransformasi menggunakan cara-cara baru," ujar Direktorat Reserse Narkoba Kombes Pol Andy Arisandi, Jumat (2/10/2026).

Meski menghadapi taktik yang kian licin, pihak kepolisian menegaskan tidak tinggal diam. Polda Sumut terus mengadaptasi teknologi pemantauan dan memperketat strategi pelacakan siber demi mengimbangi kecanggihan modus para sindikat.

Langkah tegas kepolisian ini mendapat dukungan penuh dari tokoh agama Sumatera Utara, Syekh Ali Akbar Marbun. Ia meminta aparat tidak memberi ruang sedikit pun bagi para pengedar narkoba yang kian meresahkan masyarakat.

"Kepada jajaran Kapolda, jangan pernah bosan. Mohon ditindak tegas dan jangan diberi ampun, karena perkembangan narkoba ini sudah sangat meresahkan serta merusak generasi masyarakat," tegas Syekh Ali Akbar Marbun. 

(Ton/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru