Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Ekspor Naik, Neraca Perdagangan Sumut Surplus US$731 Juta ​

Ekspor Sumut Januari–Agustus 2026 tumbuh 11,26 persen dan mendorong surplus neraca perdagangan mencapai US$5,14 miliar.

Tabel perkembangan neraca perdagangan luar negeri Sumut.(foto: bps sumut)
Tabel perkembangan neraca perdagangan luar negeri Sumut.(foto: bps sumut)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN — Neraca perdagangan luar negeri Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mencatatkan kinerja positif pada Agustus 2026 dengan surplus sebesar US$731,82 juta. Pencapaian ini didorong oleh tingginya kinerja ekspor sektor industri serta kuatnya permintaan dari negara mitra utama.

​Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumut, Asim Saputra, menyampaikan, total ekspor Sumut sepanjang Januari hingga Agustus 2026 mencapai US$9.169,97 juta. Angka ini tumbuh 11,26 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

​"Nilai ekspor melalui pelabuhan muat di wilayah Sumatera Utara pada Januari–Agustus 2026 mencapai US$9.169,97 juta atau naik 11,26 persen dibanding periode yang sama tahun 2025," ujar Asim Saputra, seperti dilansir dari Berita Resmi Statistik, Jumat (2/10/2026).

​Khusus pada bulan Agustus 2026, sebutnya, ekspor Sumut tercatat mencapai US$1.236,81 juta, naik 4,02 persen dibandingkan Agustus 2025 yang bernilai US$1.188,99 juta.

​Sektor industri pengolahan menjadi penopang utama dengan menyumbang 93,39 persen dari total ekspor Januari–Agustus 2026, bernilai US$8.563,85 juta. Kenaikan terbesar didorong oleh golongan berbagai produk kimia yang naik US$273,64 juta (22,44 persen), serta lemak dan minyak hewan/nabati yang naik US$149,97 juta (4,34 persen). Sementara itu, sektor pertanian berkontribusi 6,60 persen dengan nilai US$604,90 juta.

​"Negara tujuan ekspor utama Sumut masih didominasi Tiongkok dengan nilai US$1.556,60 juta (16,98 persen), Amerika Serikat sebesar US$1.265,18 juta (13,80 persen), dan India senilai US$675,62 juta (7,37 persen)," paparnya.

Impor Naik 11,09 Persen

​Di sisi impor, BPS mencatat nilai masuknya barang ke Sumut pada Agustus 2026 sebesar US$504,98 juta. Secara kumulatif, impor Januari–Agustus 2026 mencapai US$4.025,20 juta, naik 11,09 persen secara tahunan. Mayoritas impor didominasi oleh bahan baku/penolong kegiatan produksi yang mencapai 80,29 persen. Dengan nilai ekspor yang melampaui impor, kinerja perdagangan Sumut terus mencatatkan angka positif secara konsisten.

​"Neraca perdagangan luar negeri Sumatera Utara Agustus 2026 mengalami surplus sebesar US$731,82 juta," kata Asim.

​Ditambahkannya, surplus pada Agustus 2026 tersebut naik 4,26 persen dibandingkan surplus Agustus 2025 yang bernilai US$701,90 juta. Secara total sepanjang Januari hingga Agustus 2026, Sumut berhasil membukukan surplus perdagangan luar negeri sebesar US$5.144,77 juta.

"Surplus terbesar berasal dari perdagangan dengan Amerika Serikat, India, Jepang, dan Tiongkok," pungkasnya.

(Emn/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru