Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

5 Ekor Lembu Warga Simalungun Mati Bersamaan di Areal Perkebunan Dolok Ilir, Diduga Keracunan

Polisi Lakukan Penyelidikan

Lima ekor lembu warga Simalungun ditemukan mati bersamaan di Perkebunan Dolok Ilir, Serbelawan. Polisi menyelidiki dugaan keracunan.

Hewan ternak milik warga Desa Aman Sari ditemukan mati bersamaan, diduga ada tangan jahil, Polisi turunkan tim Inafis untuk ungkap pelaku (Foto : Ridho Harahap)
Hewan ternak milik warga Desa Aman Sari ditemukan mati bersamaan, diduga ada tangan jahil, Polisi turunkan tim Inafis untuk ungkap pelaku (Foto : Ridho Harahap)
A A

Nusantaraterkini.co,  — Lima ekor lembu milik warga ditemukan mati secara bersamaan di kawasan Perkebunan Dolok Ilir, tepatnya di Afdeling 5, , Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Kelima lembu tersebut diketahui milik warga Desa Aman Sari bernama Basri. Hewan ternak itu ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa pada Kamis (1/10/2026).

Kematian lima lembu sekaligus tersebut sontak menghebohkan warga. Dugaan sementara yang berkembang di lokasi mengarah pada kemungkinan keracunan. Bahkan, muncul dugaan bahwa racun tersebut diberikan secara sengaja.

Namun, penyebab pasti kematian kelima lembu hingga kini belum dapat dipastikan. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui faktor yang menyebabkan hewan-hewan tersebut mati dalam waktu bersamaan.

Polsek Dolok Batu Nanggar bersama tim Inafis Polres telah turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Kami menurunkan tim Inafis Polres Simalungun untuk melakukan olah tempat kejadian perkara secara menyeluruh guna mengungkap apa yang sebenarnya terjadi,” ujar pihak kepolisian dari Polsek Dolok Batu Nanggar, Jumat (2/10/2026).

Selain kepolisian, petugas Dinas Peternakan Kabupaten Simalungun juga melakukan pemeriksaan di lokasi. Sampel terkait kematian ternak turut diperiksa untuk mengetahui apakah kelima lembu tersebut benar-benar mati akibat keracunan.

Hasil pemeriksaan nantinya diharapkan dapat mengungkap penyebab kematian ternak sekaligus memastikan apakah terdapat unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut.

Bagi Basri, kematian lima ekor lembu itu menimbulkan kerugian cukup besar. Ternak tersebut menjadi bagian penting dari sumber penghidupan keluarganya.

Warga berharap polisi dapat segera mengungkap penyebab kematian kelima lembu tersebut dan menindaklanjuti apabila hasil penyelidikan menemukan adanya unsur pidana.

Polres Simalungun dan instansi terkait masih menunggu hasil pemeriksaan untuk memastikan penyebab kematian lima lembu tersebut.

(Rdo/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru