Prabowo Ancam Cabut IUP Tambang Mangkrak Dua Tahun
Prabowo menginstruksikan pencabutan IUP tambang tanpa aktivitas nyata lebih dari dua tahun dan menyoroti penundaan proyek Blok Masela.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengeluarkan instruksi tegas agar Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) segera mencabut izin usaha pertambangan (IUP) yang tidak menunjukkan aktivitas operasional nyata selama lebih dari dua tahun.
Hal ini disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026 yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Grand Ballroom Convention JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Kepala Negara menilai bahwa praktik pemberian izin konsesi tambang yang dibiarkan terbengkalai selama bertahun-tahun hanya merugikan kepentingan negara dan kerap dijadikan instrumen spekulasi bisnis oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
"Saya memberi instruksi kepada Menteri ESDM, lebih dari dua tahun tidak ada aktivitas nyata, cabut! Masalahnya, banyak konsesi kita berikan, puluhan tahun tidak dikerjakan. Inilah yang sedang kita tertibkan," tegas Presiden Prabowo Subianto, seperti dilansir RMOL.
Sebagai contoh konkret, Presiden menyoroti proyek strategis di Blok Masela yang telah mangkrak dan tertunda selama 28 tahun tanpa pengerjaan signifikan. Ia mengaku telah mendesak pihak Inpex asal Jepang untuk memberikan kepastian komitmen, di mana pihak investor berjanji mulai merealisasikan kegiatan dalam kurun waktu enam bulan ke depan.
Ke depan, kata Presiden, pemerintah berkomitmen untuk jauh lebih teliti dan selektif dalam menerbitkan izin konsesi pertambangan. Setiap penerima izin dipastikan harus memiliki kapasitas finansial, kompetensi teknis, serta keseriusan penuh untuk menjalankan kegiatan usaha demi kemakmuran rakyat.
"Karena itu, kita tidak boleh terlalu mudah membagi-bagi konsesi. Kita harus teliti, yang kita percayakan konsesi itu dia benar punya kemampuan atau tidak untuk menjalankan," tegas Presiden.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
INTERNASIONALAS Perintahkan Staf Nondarurat Tinggalkan Arab Saudi Akibat Eskalasi Serangan Houthi
Rozie Winata·10 menit yang lalu -
EKONOMILaba Bersih Hutama Karya Tumbuh 6,30 Persen hingga Triwulan III 2026
Herman Saleh Harahap·22 menit yang lalu -
PERISTIWAEmpat Truk Tabrakan Beruntun di Tol Belmera, Dua Terluka
Herman Saleh Harahap·41 menit yang lalu -
NEWS VIDEOLindungi Kawasan Satwa, Polda Sumsel Siap Sebar 300 Personel ke SM Padang Sugihan
Fadli Tara·48 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALGerebek Sarang Narkoba di Tanjung Morawa, Polresta Deliserdang Tangkap Tiga Pengedar Sabu
Rozie Winata·53 menit yang lalu -
-
HUKUM DAN KRIMINALKasus Mandeg, Famoni Gulo Desak Evaluasi Kapolda Sumut dan Kapolres Tapteng
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
INTERNASIONALUN Day 2026, Sekjen PBB Serukan Komitmen Multilaterisme
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPolisi Tetapkan Dua Tersangka Penembakan Wadan Koti PP Deliserdang
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
EKONOMIWamenkop Dorong Koperasi Desa Jadi Motor Ekonomi Nagari di Pasaman
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan