Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Polri Bantah Tudingan yang Sebut Lembaga Survei Harus Izin Kapolres untuk Sebar Kuesioner

Kami menjelaskan kaitannya dengan lembaga survei yang ingin menyebarkan kuesioner, tentunya bukan merupakan ranah kepolisian.

Bagikan:
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjend Ahmad Ramadhan. (Foto: Dok Istimewa)
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjend Ahmad Ramadhan. (Foto: Dok Istimewa)
A A

Bantah Tudingan yang Sebut Lembaga Survei Harus Izin untuk Sebar

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Kepolisian Republik Indonesia () membantah tudingan yang menyebutkan untuk menyebar , lembaga survei harus mendapat izin dari setempat.

Bantahan ini ditegaskan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri , Selasa (2/1/2024).

"Kami menjelaskan kaitannya dengan lembaga survei yang ingin menyebarkan kuesioner, tentunya bukan merupakan ranah kepolisian. Dengan demikian, tidak harus izin kepolisian,” katanya dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta.

Ramadhan juga menegaskan, bahwa Polri tidak memiliki kewenangan untuk mengatur penyebaran kuesioner oleh lembaga survei kepada masyarakat. Dia menyatakan bahwa tugas Polri adalah mengawal dan menjaga pesta demokrasi agar berjalan dengan aman, tertib, lancar dan damai.

“Kembali ke netralitas Polri, Polri itu tidak boleh berpihak kepada salah satu paslon, kepada salah satu caleg, ya intinya tidak boleh terlibat politik praktis,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Ketua Tim Penjadwalan Tim Kampanye Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Aria Bima menyebut lembaga survei harus meminta izin kepada kapolres setempat sebelum bisa menyebar kuesioner kepada responden. Hal ini dia sampaikan dalam konferensi pers pada, Senin (1/1/2024) kemarin.

“Lembaga survei kalau mau menyebar kuesioner harus izin kapolres. Nanti kapolres baru ke bhabinkamtibmas dan waktu dapat izinnya 10 hari. Tempat sampelnya yang di mana, harus menurunkan kuesioner, sudah diketahui,” ujar Aria.

(HAM/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait