nusantaraterkini.co, MADINA - Polres Mandailing Natal (Madina) menetapkan status tersangka terhadap tujuh orang dalam kasus Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Kota Nopan.
Satu diantara tersangka itu merupakan pemilik alat berat sekaligus pemodal. Mereka saat ini di tahan di Mapolres Madina.
Ketujuh tersangka adalah SB sebagai pemilik alat berat, sekaligus pemodal, JH (33) warga Desa Sidorejo, Kecamatan Padangsidimpuan Kota sebagai operator alat berat, MR (20) warga Desa Ampung Padang, Kecamatana Ranto Baek Madina.
Baca Juga : Pinca BRI Panyabungan Kunjungi Kapolres Madina, Pererat Sinergi Antar instansi
Selain itu ada IE (24) warga Desa Aek Nangali, AS (22) dan AH (27) warga Desa Simpang Durian, Kecamatan Lingga Bayu serta S (17) wsrga Batang Natal.
Kapolres Madina, AKBP Arie Paloh melalui KBO Reskrim Polres Madina Ipda Bagus Seto, Selasa (4/6/2024) mengatakan, saat ini proses statusnya sudah niakkan proses nya ke sidik dan ditetapkan tersangka.
"Dari 7 orang 6 diantaranya dilakukan penahanan, 1 orang masih di bawah umur dan diserahkan ke keluarga, namun apabila dibutuhkan keterangan, pihak keluarga diminta mengahadirkannya," ungkap Bagus.
Baca Juga : Warga Apresiasi Satlantas Madina: Buat SIM Sesuai SOP, Mudah dan Cepat
Bagus juga menambahkan, 12 alat berat yang diamankan di Kotanopan, Selasa (28/5/2024) kemarin sudah di Mako Polres Madina sebagai barang bukti. Terkait tersangka baru, ia mengaku masih dalam pengembangan.
"Sudah kita bawa semua ke Mako bang. Untuk pemilik dan pemodal dari alat-alat berat yang lainnya saat ini masih kita dalami. Pastinya, sesuai instruksi Pak Kapolres kita akan kejar pemodal dan pemilik alat berat ini," tegas Bagus.
Diberitakan sebelumnya, Polres Madina melakukan razia tambang emas di wilayah hukum Polsek Kota Nopan. Ada 3 lokasi yang jadi target operasi yakni Aek Kapesong di Kelurahan Pasar Kota Nopan, Desa Hutarimbaru dan Saba Dolok.
Baca Juga : Gempa M2.6 Guncang Mandailing Natal Hari Ini, Dipicu Sesar Angkola
Dari 3 lokasi itu, sebanyak 12 alat berat jenis exscavator berhasil diamankan polisi berikut tujuh orang pekerja.
