nusantaraterkini.co, MEDAN - Polda Sumut (Sumatera Utara) bakal melakukan ekshumasi terhadap kasus siswi sekolah penerbangan Medan yang tewas tidak wajar diduga akibat penganiayaan.
Saat ini, polisi sudah mengecek tempat kejadian perkara (TKP) asrama Sumatera Flight di Kota Medan terkait tewasnya Ade Nurul Fadilah (19).
"Saat ini tim sudah cek sekolah korban, ke RS USU. Hasilnya akan kami gelar,” kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut, Kompol Bayu Putra Samara, pada Rabu (30/10/2024).
Baca Juga : Jelang Ramadan, Polda Sumut Gelar Apel Operasi Keselamatan Toba 2026
Bayu menuturkan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan RS Bhayangkara Tk II Medan untuk pelaksanaan ekshumasi.
Namun, kata Bayu, untuk jadwal ekshumasi belum ditentukan. Dia mengatakan akan berkoordinasi terlebih dahulu ke pihak keluarga Ade.
“Kita sudah berkoordinasi dengan pelapor yang merupakan pengacara keluarga. Kita juga sudah koordinasi dengan RS Bhayangkara terkait ekshumasi. Untuk pelaksanaannya akan koordinasi dengan keluarga (saat pemanggilan),” sambungnya.
Baca Juga : Grebek Sarang Narkoba, Polsek Sunggal Amankan Tiga Pelaku Narkoba
Ekshumasi ini sebelumnya merupakan permintaan keluarga Ade. Sebab, mereka mencurigai kematian Ade yang mendadak.
Kata keluarga Ade, Ade tak punya riwayat sakit. Selain itu, mereka menemukan sejumlah lebam di jasad Ade yang diduga akibat kekerasan.
Ade sebelumnya meninggal pada Selasa (1/10). Ia dikabarkan sakit oleh pihak sekolah dan dibawa ke RS USU.
Sekitar 15 menit dikabarkan masuk RS, Ade dinyatakan sudah meninggal dunia.
(Dra/nusantaraterkini.co).
